BITUNG – Wilayah Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), kembali diguncang gempa bumi bermagnitudo 5,8 pada Sabtu (04/04/2026) pagi, setelah sebelumnya kawasan tersebut mengalami gempa kuat bermagnitudo 7,6 yang memicu tsunami kecil dua hari lalu. Guncangan terbaru tercatat terjadi pukul 08.35 WIB dengan pusat gempa berada 121 kilometer tenggara Bitung pada kedalaman 29 kilometer.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa informasi awal gempa masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring pembaruan data. “Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG, sebagaimana dilansir Cnn Indonesia, Jumat (04/04/2026).
Berdasarkan data BMKG, titik gempa berada pada koordinat 1,18 lintang utara dan 126,18 bujur timur. Hingga laporan awal dirilis, belum terdapat keterangan mengenai potensi tsunami akibat gempa susulan tersebut.
Gempa kali ini terjadi setelah wilayah yang sama diguncang gempa besar bermagnitudo 7,6 pada Kamis (02/04/2026). Peristiwa sebelumnya sempat memicu tsunami kecil di sejumlah wilayah pesisir, termasuk Halmahera Barat dengan tinggi gelombang mencapai 0,3 meter.
Selain Halmahera Barat, gelombang tsunami juga tercatat terjadi di Belang, Bumbulan, Gita, Kedi, Minahasa Utara, Sidangoli, dan Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
BMKG juga mencatat adanya puluhan gempa susulan setelah gempa utama bermagnitudo 7,6, yang menunjukkan aktivitas seismik di kawasan Laut Maluku masih cukup tinggi.
Hingga kini, otoritas terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Sulut dan sekitarnya. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti pembaruan resmi dari BMKG terkait potensi dampak lanjutan. []
Redaksi05

