Mendagri Tito Tiba di Aceh, Tinjau Lokasi Banjir di Pidie dan Pidie Jaya

Mendagri Tito Tiba di Aceh, Tinjau Lokasi Banjir di Pidie dan Pidie Jaya

Bagikan:

ACEH BESAR – Upaya percepatan penanganan banjir di sejumlah wilayah Aceh mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian tiba di Aceh pada Sabtu (29/11/2025) untuk memantau kondisi lapangan serta memastikan sistem distribusi bantuan berjalan sesuai kebutuhan warga.

Setibanya di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar menggunakan pesawat Garuda Indonesia, Tito disambut Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Turut mendampingi Mendagri, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA serta sejumlah pejabat daerah. Di lokasi penyambutan tampak pula Wagub Fadhlullah, Sekda Aceh M Nasir, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, dan anggota DPRA Salmawati.

Kedatangan Tito menjadi bagian dari rangkaian agenda pemerintah dalam merespons dampak banjir yang meluas di beberapa kabupaten. Usai menerima paparan situasi dari pemerintah daerah, Mendagri dijadwalkan menuju Kabupaten Pidie sekitar pukul 13.30 WIB untuk menyerahkan bantuan logistik kepada para korban.

Bantuan yang dibawa mencakup beragam kebutuhan dasar mulai dari makanan siap saji, pakaian, hingga perlengkapan keluarga yang diperlukan warga di sejumlah titik pengungsian. Setelah dari Pidie, Tito direncanakan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Pidie Jaya pada pukul 14.30 WIB. Daerah tersebut juga mengalami genangan luas akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Di sana, Mendagri akan melakukan tinjauan lapangan sekaligus menyerahkan tambahan bantuan.

Sementara itu, Pemerintah Aceh menyampaikan bahwa penyaluran bantuan telah dilakukan sejak BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi banjir. Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan bahwa suplai logistik telah didistribusikan lebih awal guna memperkuat kesiapan BPBD kabupaten/kota.

“Pemerintah Aceh sudah menyalurkan antuan logistik sebelum bencana melanda Aceh sebagai support potensi bagi BPBD kabupaten/kota dan sampai hari ini masih terus berlanjut,” kata MTA.

Selain bantuan dari pemerintah daerah, pasokan logistik dari BNPB dan Presiden juga mulai berdatangan sejak kemarin. Pada Jumat (28/11/2025) malam, bantuan tambahan dari Presiden tiba di Banda Aceh menggunakan pesawat Hercules milik TNI.

“Pagi ini Gubernur, Pangdam dan Kapolda akan pimpin langsung pendistribusian bantuan ke kabupaten/kota,” lanjutnya.

Mengingat sejumlah wilayah tidak dapat dijangkau melalui jalur darat akibat akses jalan yang putus, distribusi bantuan terpaksa dialihkan melalui jalur udara. MTA menyebutkan bahwa helikopter TNI dan Polri akan digunakan untuk menjangkau kawasan tengah Aceh. Bandara Malikus Saleh di Aceh Utara dan Bandara Cut Nyak Dhien di Nagan Raya ditetapkan sebagai pusat distribusi udara.

“Helikopter yang akan digunakan rincinya tiga unit milik TNI dan 1 unit milik Polri,” ungkapnya.

Hingga siang hari, upaya penanganan terus berlangsung. Pemerintah pusat dan daerah berkoordinasi untuk memastikan seluruh wilayah terdampak dapat menerima bantuan tanpa terkendala cuaca maupun kondisi infrastruktur. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews