Pipa Gas TGI Meledak di Inhil, Api Menyembur 15 Meter

Pipa Gas TGI Meledak di Inhil, Api Menyembur 15 Meter

Bagikan:

PEKANBARU – Insiden ledakan disertai kebakaran hebat terjadi pada pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Jumat (02/01/2026) sore. Peristiwa tersebut sempat mengagetkan warga sekitar karena api dilaporkan menyembur hingga mencapai ketinggian sekitar 15 meter.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 16.35 WIB. Sejumlah warga sebelumnya mendengar suara ledakan keras dari area pipa gas tanam sebelum akhirnya terlihat kobaran api besar membumbung ke udara. Lokasi kejadian berada tidak jauh dari jalur transportasi yang menghubungkan Provinsi Riau dan Jambi, sehingga memicu respons cepat aparat keamanan.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora menyampaikan bahwa personel kepolisian langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan memastikan keselamatan masyarakat sekitar. Selain itu, pihak kepolisian juga segera melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah warga melintas terlalu dekat dengan lokasi kebakaran.

“Personel sudah berada di TKP. Masyarakat yang melintasi jalur menuju Jambi atau sebaliknya kami imbau untuk berhenti sementara. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan gas agar segera melakukan manajemen krisis dan pemutusan alur pipa,” kata Kapolres dalam keterangannya diterima di Pekanbaru, Jumat (02/01/2026) .

Kapolres menjelaskan, berdasarkan informasi awal di lapangan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, warga setempat mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari pipa gas milik PT TGI yang tertanam di dalam tanah. Beberapa saat kemudian, api muncul dan terus membesar hingga menimbulkan kebakaran hebat.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Kepolisian Sektor Kemuning bersama personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan. Aparat juga memasang garis pembatas dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran demi menghindari potensi bahaya dari semburan api dan gas.

Menurut keterangan petugas yang berwenang, langkah penyekatan aliran gas telah dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan darurat. Petugas juga memperkirakan proses pemadaman dapat berlangsung selama beberapa jam.

“Menurut mereka dalam tiga jam mudah mudahan sudah padam dan diharapkan kepada masyarakat agar bersabar,” demikian keterangan petugas di lapangan.

Kapolres Indragiri Hilir kembali mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna jalan lintas Riau–Jambi, agar menghentikan perjalanan sementara waktu hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman. Personel Polsek Kemuning juga disiagakan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur.

“Personel menyiapkan penutupan sementara arus kendaraan dari dua arah, baik dari Pekanbaru maupun Jambi, apabila situasi di lapangan mengharuskan,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun aparat, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung akibat kejadian tersebut. Jarak antara lokasi pipa gas dan permukiman warga diperkirakan sekitar 500 meter, sehingga risiko terhadap hunian penduduk relatif dapat diminimalkan. Hingga Jumat (02/01/2026) malam, situasi di lokasi kejadian dilaporkan masih dalam kondisi aman dan terkendali, meskipun api belum sepenuhnya padam dan hujan lebat mengguyur kawasan tersebut. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews