Perdagangan Selasa Dibuka, IHSG Catat Kenaikan 25,42 Poin

Perdagangan Selasa Dibuka, IHSG Catat Kenaikan 25,42 Poin

Bagikan:

JAKARTA — Kinerja pasar saham domestik menunjukkan sinyal positif pada awal perdagangan Selasa (06/01/2026) pagi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka di zona hijau, mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi dan stabilitas pasar keuangan nasional.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG tercatat menguat 25,42 poin atau setara 0,29 persen dan berada di level 8.884,62. Penguatan tersebut menandai kelanjutan tren positif yang terbentuk sejak penutupan perdagangan sebelumnya, seiring masuknya minat beli investor pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Sejalan dengan pergerakan IHSG, indeks saham unggulan LQ45 juga mengalami kenaikan. Indeks yang berisi 45 saham dengan likuiditas tinggi dan fundamental kuat tersebut naik 1,66 poin atau 0,19 persen ke posisi 861,44. Kenaikan ini menunjukkan bahwa saham-saham unggulan masih menjadi pilihan utama investor dalam menyusun portofolio jangka pendek maupun menengah.

Pelaku pasar menilai penguatan IHSG pada awal perdagangan didorong oleh sentimen domestik yang relatif stabil, termasuk kondisi makroekonomi yang terjaga serta ekspektasi positif terhadap kinerja emiten pada awal tahun. Selain itu, minimnya tekanan eksternal pada sesi awal perdagangan turut memberikan ruang bagi investor untuk melakukan akumulasi saham.

Aktivitas transaksi pada awal sesi juga terpantau cukup aktif, terutama pada saham-saham sektor perbankan, infrastruktur, dan konsumsi. Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki fundamental yang solid dan berpotensi mencatatkan kinerja positif seiring pemulihan ekonomi serta peningkatan aktivitas bisnis.

Di sisi lain, pergerakan indeks pada perdagangan pagi masih berpotensi fluktuatif. Investor tetap mencermati perkembangan sentimen global, termasuk pergerakan pasar saham regional serta arah kebijakan moneter global yang dapat memengaruhi aliran modal asing. Meski demikian, kondisi pasar domestik yang relatif kondusif memberikan bantalan terhadap potensi tekanan dari luar negeri.

Analis pasar modal menilai level IHSG saat ini mencerminkan optimisme investor terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun tetap mengingatkan agar pelaku pasar mencermati risiko jangka pendek. Strategi selektif dengan fokus pada saham berfundamental kuat dinilai masih relevan, terutama di tengah dinamika pasar yang cepat berubah.

Kinerja positif IHSG pada pembukaan perdagangan juga menjadi indikator kepercayaan investor terhadap stabilitas sistem keuangan nasional. Kepercayaan tersebut diharapkan dapat terus terjaga, sehingga mampu menopang pergerakan pasar saham sepanjang perdagangan hari ini.

Dengan dibukanya perdagangan di zona hijau, pelaku pasar berharap IHSG mampu mempertahankan momentum positif hingga penutupan. Namun, investor tetap disarankan untuk mencermati pergerakan indeks secara cermat dan memperhatikan faktor-faktor eksternal maupun domestik yang dapat memengaruhi arah pasar dalam jangka pendek. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Hotnews Nasional