Hasan Nasbi Temui Jokowi di Solo, Bahas Isu Global hingga Nostalgia

Hasan Nasbi Temui Jokowi di Solo, Bahas Isu Global hingga Nostalgia

Bagikan:

SOLO — Kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, kembali menerima tamu dari kalangan nasional. Kamis (08/01/2026), mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, terlihat menyambangi rumah Jokowi dalam sebuah pertemuan yang berlangsung secara tertutup.

Hasan Nasbi yang kini menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) tiba di kediaman Jokowi pada siang hari. Ia berada di dalam rumah mantan Presiden RI dua periode itu selama hampir satu setengah jam. Tidak ada keterangan resmi mengenai agenda khusus pertemuan tersebut, namun Hasan menegaskan bahwa kunjungannya bersifat personal dan tidak berkaitan dengan kepentingan politik maupun pemerintahan.

Usai pertemuan, Hasan menjelaskan bahwa kehadirannya di Solo bertepatan dengan agenda lain yang tengah ia hadiri. Di sela-sela kunjungannya ke kota kelahiran Jokowi itu, ia menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dan menyapa langsung sosok yang telah dikenalnya selama lebih dari satu dekade.

“Silaturahmi sama Pak Jokowi. Biasalah, ngobrol-ngobrol. Kebetulan saya sedang ada acara di Solo, lalu izin untuk sowan ke Pak Jokowi. Alhamdulillah beliau ada waktu,” ujar Hasan Nasbi, setelah pertemuan.

Menurut Hasan, pertemuan tersebut berlangsung santai tanpa pembahasan formal. Meski demikian, topik pembicaraan yang mengemuka cukup beragam dan mencakup isu-isu yang luas. Diskusi ringan tersebut mencerminkan hubungan personal yang telah lama terjalin antara keduanya.

“Kita ngobrol soal situasi Indonesia, juga situasi dunia. Selain itu ada juga harapan-harapan ke depan. Nostalgia-nostalgia,” katanya.

Hasan mengungkapkan bahwa hubungan komunikasinya dengan Jokowi sudah terjalin sejak lama, bahkan sebelum Jokowi menjadi Presiden Republik Indonesia. Ia menyebut, intensitas pertemuan dan komunikasi mulai terbangun sejak Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012. Sejak saat itu, keduanya kerap berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai berbagai isu.

“Saya dengan Pak Jokowi sudah lama. Sejak 2012 kan rutin ketemu, dulu waktu sama-sama di Jakarta juga sering bertemu,” ungkapnya.

Menurut Hasan, setelah Jokowi tidak lagi menjabat sebagai presiden, ruang untuk berdiskusi secara informal justru menjadi lebih longgar. Tidak adanya jadwal kenegaraan yang padat memungkinkan pertemuan berlangsung lebih fleksibel dan bersifat personal.

“Kalau sekarang kan kita cukup punya waktu untuk bisa ketemu. Ya sekadar tukar pikiran, cerita-cerita saja,” katanya.

Pertemuan Hasan Nasbi dengan Jokowi ini juga menarik perhatian publik karena berlangsung di tengah dinamika politik nasional yang masih bergerak pasca-Pemilu. Namun, Hasan menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak berkaitan dengan agenda politik praktis.

Saat ditanya mengenai kemungkinan kehadirannya dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Tengah yang juga berlangsung di Solo dan akan dihadiri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Hasan dengan tegas menyatakan tidak akan hadir. Ia mengaku tidak mendapat undangan untuk kegiatan tersebut.

Kunjungan Hasan Nasbi ke kediaman Jokowi menambah deretan tokoh nasional yang masih menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan mantan presiden tersebut. Meski tidak lagi memegang jabatan formal, Jokowi tetap menjadi figur yang kerap dikunjungi oleh berbagai kalangan untuk berdiskusi, bertukar pandangan, maupun sekadar menjalin hubungan personal. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews