SAMARINDA – Kota Samarinda kembali menorehkan capaian di tingkat Provinsi Kalimantan Timur melalui raihan Penghargaan Arindama Bidang Penanggulangan Bencana. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi pemerintah daerah dalam membangun sistem kebencanaan yang terencana dan berkelanjutan di tengah tantangan geografis dan dinamika lingkungan perkotaan.
Penghargaan Arindama diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim di Stadion Madya Gelanggang Olahraga (Gelora) Kadrie Oening, Samarinda, Jumat (09/01/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan pemerintah provinsi untuk memberikan apresiasi kepada kabupaten dan kota yang dinilai memiliki kinerja menonjol dalam berbagai sektor strategis, termasuk penanggulangan bencana.
Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda dinilai berhasil menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kesiapsiagaan dan respons kebencanaan yang terintegrasi. Tantangan kebencanaan seperti banjir, longsor, dan dampak cuaca ekstrem menjadi perhatian serius pemerintah kota, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan pembangunan wilayah yang terus berlangsung.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja bersama lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan penanggulangan bencana tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah serta partisipasi masyarakat.
“Kesiapsiagaan dan mitigasi bencana akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen kami dalam melindungi keselamatan warga,” jelasnya, seperti dikutip KLIKSAMARINDA dari laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Samarinda.
Saefuddin menambahkan bahwa Pemerintah Kota Samarinda secara berkelanjutan mendorong peningkatan kapasitas aparatur, penguatan sistem peringatan dini, serta edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Upaya tersebut dipandang penting untuk membangun budaya sadar risiko bencana, khususnya di kawasan-kawasan rawan.
Penghargaan Arindama tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud. Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keseriusan dan konsistensi Pemkot Samarinda dalam menerapkan kebijakan penanggulangan bencana yang responsif dan berorientasi jangka panjang.
“Penerimaan penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkot Samarinda dalam meningkatkan kesiapsiagaan, mitigasi, serta penanganan bencana guna melindungi keselamatan masyarakat,” terangnya.
Pemprov Kaltim menilai pendekatan yang dilakukan Pemkot Samarinda telah mencerminkan sinergi yang baik antara perencanaan pembangunan dan pengelolaan risiko bencana. Hal ini terlihat dari upaya penguatan kelembagaan, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta pelibatan masyarakat dalam berbagai program kebencanaan.
Ke depan, Pemerintah Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem penanggulangan bencana yang adaptif terhadap perubahan iklim dan dinamika perkotaan. Penghargaan Arindama ini diharapkan menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab moral bagi pemerintah daerah untuk menjaga keselamatan warga dan mewujudkan pembangunan kota yang tangguh terhadap bencana. []
Diyan Febriana Citra.

