Jenazah Kopda Satria Tiba di Kupang, Tangis Keluarga Pecah

Jenazah Kopda Satria Tiba di Kupang, Tangis Keluarga Pecah

Bagikan:

KUPANG – Kepulangan jenazah Kopral Dua (Anumerta) Satria Tino Taopan ke kampung halamannya di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjadi momen duka yang menggugah empati banyak pihak. Prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas negara di Papua itu tiba di rumah duka pada Sabtu (10/01/2026) dini hari, setelah menempuh perjalanan panjang dari wilayah penugasan.

Kopda Anumerta Satria Tino Taopan merupakan prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Mobile Yonif 100/Prajurit Setia Kodam I/Bukit Barisan. Ia gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Yuguru, Distrik Mebarok, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, saat menjalankan operasi pengamanan.

Pantauan di rumah duka yang terletak di Jalan Salak, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, menunjukkan ratusan pelayat telah memadati lokasi sejak Jumat (09/01/2026) sore. Mereka terdiri dari keluarga besar, kerabat, rekan, serta warga sekitar yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Ketika iring-iringan kendaraan pengantar jenazah tiba sekitar pukul 00.45 Wita, suasana duka langsung menyelimuti area rumah duka.

Tangis keluarga pecah saat peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih diturunkan dan dibawa masuk oleh anggota TNI. Kedua orang tua almarhum tak kuasa menahan kesedihan. Mereka memeluk peti jenazah sambil memanggil nama putra tercinta dengan suara bergetar. Isak tangis keluarga dan pelayat mengiringi prosesi penerimaan jenazah, menciptakan suasana haru yang mendalam.

Sebelum tiba di Kupang, jenazah Kopda Anumerta Satria Tino Taopan diberangkatkan dari Papua dan sempat transit di Makassar serta Surabaya. Setibanya di Bandara El Tari Kupang, jenazah langsung diantar menuju rumah duka dengan pengawalan ketat aparat TNI sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum.

Komandan Kodim 1604/Kupang, Kolonel Infanteri Kadek Abriawan, memimpin langsung prosesi pengantaran jenazah. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya prajurit TNI tersebut.

“TNI kehilangan salah satu prajurit terbaiknya. Almarhum gugur secara terhormat dalam menjalankan tugas mempertahankan keutuhan NKRI,” ujar Kadek.

Menurut Kadek, pengabdian Kopda Anumerta Satria Tino Taopan menjadi bukti dedikasi prajurit TNI dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara, khususnya di wilayah rawan konflik. Ia menegaskan bahwa pengorbanan almarhum tidak akan dilupakan oleh institusi maupun bangsa Indonesia.

Rencananya, jenazah Kopda Anumerta Satria Tino Taopan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Darmaloka, Kupang. Upacara pemakaman akan dilaksanakan secara militer sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengorbanan almarhum selama menjalankan tugas.

Kepulangan Kopda Anumerta Satria Tino Taopan ke tanah kelahirannya bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menjadi pengingat akan risiko besar yang dihadapi prajurit TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di balik tugas pengamanan yang dijalankan, tersimpan pengorbanan jiwa yang tak ternilai harganya. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews