TANGERANG – Kedatangan pelatih kepala Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menandai dimulainya babak baru dalam upaya pembenahan sepak bola nasional. Pelatih asal Inggris tersebut resmi menginjakkan kaki di Tanah Air pada Sabtu (10/01/2026) siang, membawa harapan besar publik terhadap perubahan signifikan dalam performa skuad Garuda.
John Herdman tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekitar pukul 13.20 WIB. Ia menempuh perjalanan internasional menggunakan maskapai Cathay Pacific Airways dengan pesawat Airbus A330-300. Kehadirannya langsung menyedot perhatian, tidak hanya dari insan media, tetapi juga dari para penggemar sepak bola yang menaruh ekspektasi tinggi terhadap arah baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinannya.
Penunjukan Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia oleh PSSI dipandang sebagai langkah strategis untuk membangun fondasi tim yang lebih kuat dan berkelanjutan. Rekam jejaknya di kancah sepak bola internasional menjadi salah satu pertimbangan utama federasi dalam menentukan sosok yang dinilai mampu membawa perubahan mendasar, baik dari sisi taktik, mental bertanding, maupun pengelolaan tim secara profesional.
Setibanya di Indonesia, Herdman tidak dijadwalkan beristirahat panjang. Agenda awalnya telah disusun padat dan terfokus pada langkah-langkah strategis. Salah satu agenda utama adalah pertemuan internal dengan jajaran pengurus PSSI. Pertemuan ini bertujuan menyamakan visi terkait peta jalan Timnas Indonesia, termasuk target jangka pendek, menengah, dan panjang yang ingin dicapai.
Selain itu, Herdman juga akan mulai menyusun program kerja awal, yang mencakup perancangan modul latihan, sistem pemantauan pemain, serta evaluasi potensi skuad yang ada. Tahap ini menjadi krusial karena akan menentukan pendekatan kepelatihan yang diterapkan, sekaligus menjadi dasar dalam membangun karakter permainan Timnas Indonesia ke depan.
PSSI juga tengah menyiapkan agenda perkenalan resmi John Herdman kepada publik dan media. Seremoni tersebut direncanakan berlangsung dalam waktu dekat sebagai bagian dari transparansi federasi sekaligus bentuk akuntabilitas kepada masyarakat pecinta sepak bola nasional. Dalam kesempatan tersebut, manajemen PSSI dipastikan akan memaparkan secara terbuka terkait kontrak kepelatihan, ruang lingkup tugas, serta sasaran yang diharapkan dari kehadiran Herdman.
Harapan besar kini disematkan di pundak pelatih berpaspor Inggris tersebut. PSSI menargetkan agar Timnas Indonesia tidak hanya tampil kompetitif di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga mampu bersaing di level Asia yang lebih luas. Pembangunan tim yang berorientasi jangka panjang menjadi fokus utama, sejalan dengan kebutuhan regenerasi pemain dan peningkatan kualitas permainan secara menyeluruh.
Di sisi lain, publik sepak bola nasional menanti bagaimana pendekatan disiplin dan strategi khas sepak bola Inggris yang melekat pada Herdman akan diterjemahkan dalam konteks Indonesia. Tantangan adaptasi budaya, karakter pemain, serta ekspektasi tinggi suporter menjadi ujian awal yang harus dihadapi.
Dengan kedatangan John Herdman, Timnas Indonesia kini memasuki fase penting menuju pembenahan yang lebih terstruktur. Waktu akan menjawab sejauh mana perubahan ini mampu menghadirkan prestasi nyata bagi Merah Putih di panggung sepak bola internasional. []
Diyan Febriana Citra.

