Warga Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Perkebunan Garut

Warga Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Perkebunan Garut

Bagikan:

GARUT – Penemuan sesosok mayat tanpa identitas menggegerkan warga Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Minggu (11/01/2024) sore. Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi tergeletak di atas tumpukan sampah di sebuah selokan kering area perkebunan, saat aktivitas warga berlangsung seperti biasa.

Peristiwa ini bermula ketika dua warga setempat, Uyun (40) dan Ilham (28), berangkat dari rumah untuk mencari kayu bakar di kawasan kebun yang kerap mereka datangi. Keduanya tidak memiliki kecurigaan apa pun sebelum tiba di lokasi yang berada tidak jauh dari permukiman warga.

Kapolsek Banyuresmi AKP Usep Heryaman menjelaskan, Uyun dan Ilham menyusuri area selokan yang sudah lama mengering untuk mencari sisa-sisa kayu.

“Keduanya mencari kayu bakar di sebuah selokan yang sudah kering,” kata Usep.

Namun, aktivitas rutin tersebut berubah menjadi situasi mencekam ketika keduanya melihat sesuatu yang mencurigakan di antara tumpukan sampah. Setelah didekati, mereka menyadari bahwa benda tersebut adalah tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa. Temuan itu membuat keduanya panik dan segera menghentikan aktivitas.

Uyun dan Ilham kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada sesepuh kampung setempat. Informasi itu dengan cepat diteruskan ke aparat kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur. Langkah cepat warga ini dinilai penting untuk mencegah kerumunan sekaligus menjaga kondisi lokasi penemuan.

Petugas Polsek Banyuresmi yang menerima laporan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal. Area sekitar selokan kemudian dipasangi garis polisi guna mengamankan lokasi serta memudahkan proses olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi memastikan bahwa jasad tersebut berjenis kelamin laki-laki.

“Dari hasil pemeriksaan awal, mayat ini diduga laki-laki dan berumur sekitar 50 tahun,” kata Usep.

Meski demikian, identitas korban hingga kini belum diketahui. Polisi belum menemukan dokumen atau barang pribadi yang dapat mengungkap jati diri korban. Kondisi jasad juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan.

Untuk kepentingan penyelidikan, jasad korban dievakuasi ke RSUD dr. Slamet Garut. Di rumah sakit tersebut, petugas medis dan kepolisian akan melakukan proses identifikasi lebih lanjut, termasuk pemeriksaan sidik jari dan ciri-ciri fisik.

Kapolsek Banyuresmi menyebutkan, pihaknya bekerja sama dengan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut untuk menelusuri penyebab kematian korban. Aparat juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk warga sekitar dan pihak-pihak yang terakhir beraktivitas di lokasi perkebunan.

Polisi belum dapat memastikan apakah korban meninggal akibat tindak pidana atau sebab lainnya. Seluruh kemungkinan masih terbuka hingga hasil pemeriksaan menyeluruh diperoleh.

“Kami mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya untuk melapor ke Polsek Banyuresmi,” pungkas Usep.

Pihak kepolisian berharap, keterlibatan masyarakat dapat membantu mempercepat proses identifikasi korban. Warga juga diminta tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum ada keterangan resmi dari aparat berwenang. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Kasus