Sekolah Rakyat Nagan Raya Mulai Beroperasi Juli 2026

Sekolah Rakyat Nagan Raya Mulai Beroperasi Juli 2026

Bagikan:

NAGAN RAYA – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mematangkan persiapan pengoperasian Sekolah Rakyat (SR) yang dijadwalkan mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada Juli 2026. Sekolah terpadu tersebut akan langsung difungsikan setelah seluruh pembangunan infrastruktur dinyatakan rampung pada pertengahan tahun ini.

Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia menyebutkan bahwa penyelesaian pembangunan tepat waktu menjadi prioritas utama agar agenda pembelajaran tidak tertunda.

“Begitu sekolah ini selesai infrastrukturnya pada Juli nanti, kita langsung fungsikan (untuk aktivitas sekolah),” kata Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan didampingi Wakil Bupati Teuku Raja Sayang, di Nagan Raya, Selasa (13/01/2026).

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Nagan Raya resmi dimulai pada Senin (12/01/2026) dan berlokasi di Kompleks Perkantoran Suka Makmue. Proyek ini dirancang sebagai sekolah terpadu dengan durasi pekerjaan selama 240 hari kalender serta masa pemeliharaan selama 180 hari kalender. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan merata di wilayah tersebut.

Pemkab Nagan Raya telah menyiapkan lahan seluas 80.154 meter persegi untuk pembangunan sekolah tersebut. Sementara itu, total anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat untuk mendukung proyek ini mencapai lebih dari Rp200 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan gedung sekolah, asrama, fasilitas penunjang pendidikan, serta sarana pendukung lainnya yang dibutuhkan untuk sistem pendidikan berbasis asrama.

Bupati Teuku Raja Keumangan menyampaikan harapannya agar proyek pembangunan dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Menurutnya, ketepatan waktu sangat penting agar manfaat Sekolah Rakyat dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

“Pembangunan Sekolah Rakyat di Nagan Raya dimulai setelah pemerintah daerah melengkapi semua persyaratan yang diminta oleh pemerintah pusat termasuk melakukan komunikasi intensif dengan Kementerian Sosial,” katanya.

Ia menjelaskan, komunikasi dan koordinasi yang intens dengan pemerintah pusat menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan. Pemkab Nagan Raya memastikan seluruh persyaratan administrasi, teknis, dan lahan telah dipenuhi sebelum proyek dimulai.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan penuh pemerintah pusat dalam merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat. Program ini dinilai strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan secara ekonomi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Nagan Raya, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas pembangunan Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Ke depan, setelah infrastruktur Sekolah Rakyat selesai dibangun, Pemkab Nagan Raya berencana segera membuka pendaftaran peserta didik baru. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi sekolah sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai secara penuh.

“Kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu. Setelah infrastruktur rampung, kami akan segera membuka pendaftaran peserta didik baru agar anak-anak dapat segera bersekolah,” demikian Teuku Raja Keumangan.

Sekolah Rakyat di Nagan Raya diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah daerah dan pusat memperkuat sistem pendidikan inklusif, sekaligus mengurangi kesenjangan akses pendidikan di Aceh. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews