TASIKMALAYA — Kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kota Tasikmalaya dimanfaatkan untuk menyerap langsung denyut aktivitas ekonomi rakyat di pasar tradisional. Pasar Induk Cikurubuk menjadi salah satu titik yang disambangi Gibran pada Selasa (20/01/2026), sekaligus ruang dialog spontan antara pemerintah dan pelaku usaha kecil. Dalam kunjungan tersebut, Wapres tidak hanya meninjau kondisi pasar, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pedagang dan membeli sejumlah kebutuhan pokok serta makanan khas daerah.
Setibanya di pasar, Gibran menyusuri lorong-lorong kios yang sejak pagi telah dipadati pedagang dan pembeli. Ia tampak berhenti di beberapa lapak sayuran untuk bertanya tentang kondisi penjualan dan harga komoditas. Dalam salah satu interaksinya, Gibran membeli kentang dan bawang daun sambil menyapa pedagang.
“Ibu, mau beli kentang, Bu, sama bawang daunnya juga. Bagaimana dagangannya?” tanya Gibran kepada salah seorang pedagang sayuran di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Selasa (20/01/2026) pagi.
Tak hanya kebutuhan dapur, perhatian Gibran juga tertuju pada kuliner khas Jawa Barat. Ia memborong combro atau comro, camilan tradisional berbahan singkong yang dijajakan pedagang pasar. Gibran membeli langsung dari salah satu pedagang dan kemudian meminta sekretaris pribadinya membawa bungkusan camilan tersebut yang dibungkus menggunakan kantong plastik berwarna putih. Aksi tersebut disambut antusias pedagang, yang mengaku senang dagangannya dibeli langsung oleh orang nomor dua di Indonesia.
Selama berkeliling, Gibran didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan dan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi, beserta rombongan. Percakapan yang berlangsung pun tidak terkesan formal. Beberapa pedagang diajak berbincang santai, menyampaikan keluhan hingga harapan terkait aktivitas perdagangan di pasar tradisional.
Kunjungan ke Pasar Cikurubuk merupakan bagian dari rangkaian agenda Wapres di Tasikmalaya. Sejak pagi, warga dan pedagang telah memadati area pasar untuk menunggu kedatangan Gibran. Bahkan, sejumlah pedagang mengaku rela berdesakan selama berjam-jam demi melihat langsung kehadiran Wapres. Meski pengamanan diperketat oleh aparat gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP, aktivitas jual beli tetap berlangsung seperti hari biasa.
Salah seorang pedagang tempe, Rohimat (54), mengaku senang dengan kehadiran Wapres di pasar. Menurutnya, kunjungan tersebut tidak mengganggu aktivitas perdagangan.
“Bagus kedatangan Pak Gibran ke pasar, meski kehadiran tamu penting, tetapi tidak menganggu aktivitas perdagangan seperti hari biasa. Dagangan sudah habis, cuma mau lihat dahulu Mas Wapres sebelum pulang,” kata Rohimat.
Selain meninjau pasar, Gibran dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke sejumlah lokasi lain di Kota Tasikmalaya. Agenda tersebut meliputi peninjauan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Tasikmalaya, kunjungan ke RSUD Soekardjo, serta silaturahmi ke beberapa pesantren besar di wilayah Tasikmalaya. Rangkaian kunjungan ini bertujuan untuk memastikan program pemerintah berjalan di lapangan serta mendengar langsung aspirasi masyarakat.
Kehadiran Wapres di Pasar Cikurubuk menjadi simbol pendekatan langsung pemerintah kepada masyarakat akar rumput. Interaksi sederhana seperti membeli dagangan dan berdialog dengan pedagang dinilai mampu memperkuat kepercayaan publik serta memberi semangat bagi pelaku ekonomi kecil di daerah. []
Diyan Febriana Citra.

