Ruko Bakery di Padang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Rp150 Juta

Ruko Bakery di Padang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Rp150 Juta

Bagikan:

PADANG – Kebakaran melanda satu petak rumah toko (ruko) yang digunakan sebagai gerai dan tempat produksi Indonesian Bakery di Jalan Thamrin Nomor 11 D, Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Kamis (22/01/2026) dini hari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp150 juta.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 01.10 WIB di kawasan yang dikenal padat bangunan dan aktivitas usaha. Api dengan cepat melahap satu petak ruko, sehingga menimbulkan kepanikan warga sekitar. Beruntung, respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang berhasil mencegah api menjalar ke bangunan lain yang berdekatan.

Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 01.10 WIB.

“Tiga menit kemudian personel Peleton B kami berangkat dan tiba di lokasi pada pukul 01.18 WIB,” kata Sutopo, Kamis (22/01/2026) pagi.

Sutopo mengungkapkan, objek yang terbakar merupakan ruko Indonesian Bakery milik Velani Lian (33). Lokasi usaha tersebut berada di lingkungan dengan jarak bangunan yang saling berdekatan, sehingga berpotensi memperbesar dampak kebakaran apabila tidak segera ditangani.

“Lokasi berada di area padat bangunan, sehingga kami fokus melakukan pengendalian agar api tidak merambat ke bangunan sekitar,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Alvin (28), api pertama kali terlihat membesar dari bagian dapur, tepatnya di area oven yang digunakan untuk produksi roti. Melihat kobaran api yang semakin besar, saksi tidak berani melakukan pemadaman sendiri dan segera menghubungi Dinas Damkar Kota Padang untuk meminta bantuan.

Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Kota Padang mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran dengan kekuatan 75 personel. Proses pemadaman juga melibatkan unsur kepolisian, TNI, dan Palang Merah Indonesia (PMI) guna membantu pengamanan lokasi serta memastikan keselamatan warga sekitar.

Setelah upaya pemadaman intensif selama kurang lebih 35 menit, api akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 01.45 WIB. Pendinginan kemudian dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

Kebakaran tersebut menghanguskan area seluas kurang lebih 4 x 10 meter persegi dan menyebabkan kerusakan berat pada satu petak ruko. Meski demikian, Damkar memastikan bahwa satu kepala keluarga yang terdiri dari tiga orang penghuni ruko dalam kondisi selamat dan tidak perlu dievakuasi maupun mengungsi.

Selain mencegah korban jiwa, penanganan cepat juga dinilai berhasil menyelamatkan aset bernilai besar. Diperkirakan, aset senilai sekitar Rp2 miliar dapat diselamatkan, termasuk dua petak ruko di sisi bangunan dengan potensi area terdampak mencapai 25 x 15 meter persegi.

Pihak berwenang mengimbau para pelaku usaha, khususnya yang beroperasi di kawasan padat bangunan, untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan produksi guna meminimalkan risiko kebakaran, terutama pada jam-jam rawan saat aktivitas pengawasan minim. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews