BANTEN – Pembahasan mengenai keterlibatan wartawan perempuan dalam Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV tahun 2027 mencuat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Aspirasi tersebut disampaikan perwakilan SIWO PWI Kalimantan Timur, Muhammad Heldiyanur dan Wiwid Marhaendra, pada forum yang berlangsung di Hotel Le Dian, Banten, Sabtu (07/02/2026).
Delegasi dari Kalimantan Timur berpandangan peluang bertanding bagi jurnalis perempuan masih perlu diperluas dibanding pelaksanaan Porwanas sebelumnya. Mereka menilai langkah konkret yang dapat ditempuh adalah menambah nomor pertandingan dengan format campuran agar partisipasi menjadi lebih merata.
Menurut pandangan yang disampaikan dalam forum, pola pertandingan campuran berpotensi diterapkan di sejumlah cabang olahraga. Selain nomor ganda campuran bulutangkis, skema serupa dinilai relevan untuk tenis meja, tenis lapangan, domino, hingga biliar. Pada cabang atletik, usulan juga diarahkan pada penyelenggaraan nomor sprint 100 meter putra dan putri serta estafet campuran 4×100 meter guna memperkuat prinsip inklusivitas dalam kompetisi.
Gagasan tersebut memperoleh respons positif dari peserta Rakernas. Mayoritas perwakilan daerah memandang perluasan ruang kompetisi bagi wartawan perempuan sebagai langkah strategis menuju penyelenggaraan Porwanas yang lebih setara. Namun, keputusan akhir mengenai nomor yang akan dipertandingkan masih menunggu pembahasan lanjutan oleh komite Porwanas yang telah dibentuk.
Selain membahas pengembangan nomor pertandingan, Rakernas juga menegaskan syarat bagi wartawan yang ingin mengikuti Porwanas. Peserta diwajibkan berstatus anggota biasa PWI serta memiliki sertifikat kompetensi yang diterbitkan Dewan Pers. Ketentuan tersebut dinilai penting untuk menjaga standar profesionalitas dalam ajang olahraga wartawan tingkat nasional.
Rangkaian usulan yang mengemuka dalam Rakernas menjadi penanda arah baru penyelenggaraan Porwanas XV/2027. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang kompetisi olahraga antarsesama jurnalis, tetapi juga momentum penguatan peran wartawan perempuan dalam lanskap jurnalistik Indonesia. []
Redaksi

