JAKARTA – Puncak perayaan Imlek Nusantara 2026 yang digelar di Lapangan Banteng, Sabtu (28/02/2026) sore, mendapat perhatian khusus dari aparat kepolisian dan pemerintah daerah. Selain menjadi ajang perayaan budaya berskala nasional, kegiatan ini juga melibatkan ribuan peserta dan pengunjung, sehingga memerlukan pengaturan lalu lintas dan pengamanan yang matang.
Kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menjadi salah satu faktor penting dalam penyusunan skema pengamanan terpadu. Kepolisian memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan kemacetan berkepanjangan di pusat Ibu Kota.
“Yang akan menghadiri direncanakan adalah Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia,” kata Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, kepada wartawan, Sabtu (28/02/2026).
Dalam keterangannya, Robby menjelaskan bahwa kepolisian telah menyiapkan enam kantong parkir yang mampu menampung sekitar 1.000 kendaraan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung sekaligus meminimalkan parkir liar di sekitar lokasi acara. Penempatan kantong parkir tersebut diharapkan dapat memudahkan mobilitas masyarakat tanpa mengganggu arus lalu lintas utama.
Selain itu, puncak perayaan Imlek Nusantara juga akan diwarnai dengan parade kirab budaya yang melibatkan peserta dari berbagai komunitas. Kirab ini menjadi bagian penting dari rangkaian acara karena menampilkan keberagaman budaya Tionghoa Nusantara yang telah lama menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
“Dan perlu diinformasikan juga bahwa sore hari nanti akan dilaksanakan kirab oleh masyarakat ataupun peserta Imlek Nasional tersebut, diawali startnya dari depan Katedral terus mengarah ke Tugu Adipura, terus belok ke kanan arah ke gedung Kementerian,” ujar Robby.
Ia menambahkan, rombongan kirab akan melanjutkan perjalanan menuju kantor Pos, kemudian memasuki Jalan Lapangan Banteng Utara, sebelum akhirnya masuk ke area Lapangan Banteng Barat sebagai titik akhir.
“Dan lanjut lagi ke kantor Pos, terus dari kantor Pos nanti ke Jalan Lapangan Banteng Utara, terus belok kiri masuk ke pintu Lapangan Banteng Barat,” tambahnya.
Untuk memastikan kelancaran kirab, kepolisian akan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas secara situasional. Pengalihan tersebut bersifat sementara dan hanya dilakukan ketika rombongan melintas di ruas jalan tertentu.
“Nah, kami juga berupaya supaya rangkaian kirab tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas, apabila seandainya mengganggu nanti kami akan membantu melancarkan ataupun mengalihkan sementara, apabila rangkaian kirab sudah melintas, maka jalur akan kita normalkan kembali,” ujarnya.
Rekayasa lalu lintas telah disiapkan secara detail, mencakup jalur alternatif dari arah Juanda, Gunung Sahari, Gambir, hingga Kemayoran. Petugas akan disiagakan di sejumlah titik rawan kepadatan untuk memberikan panduan langsung kepada pengendara.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan di sekitar Lapangan Banteng untuk menggunakan rute alternatif dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan perencanaan yang matang serta kerja sama antara aparat dan masyarakat, puncak perayaan Imlek Nusantara 2026 diharapkan dapat berlangsung meriah, aman, dan tetap menjaga kelancaran aktivitas kota. []
Diyan Febriana Citra.

