JAKARTA – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Jakarta Utara. Kali ini, kendaraan milik seorang karyawati bernama Afifa Nur Aulia (21) raib saat terparkir di depan tempatnya bekerja di kawasan Jalan Papanggo I, Tanjung Priok, Selasa (03/03/2026) pagi.
Peristiwa itu berlangsung sangat cepat. Afifa menuturkan, sepeda motor dengan nomor polisi B 448 UBX tersebut diparkir dalam kondisi stang terkunci. Ia tidak menyangka kendaraan yang menjadi penunjang aktivitas hariannya itu bisa hilang dalam waktu kurang dari satu menit.
“Tiba-tiba lihat ada yang lagi ngutak-ngatik motor, kayak ngerusak kunci. Pas keluar, dia sudah kabur. Cepet banget, enggak sampai semenit,” ujarnya saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (03/03/2026).
Menurut Afifa, ia sempat memergoki seorang pria yang diduga sebagai pelaku. Pria itu mengenakan topi dan masker sehingga wajahnya tidak terlihat jelas. Ketika menyadari motornya sedang dicuri, Afifa spontan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Teriakan tersebut memancing perhatian sejumlah warga yang berada tak jauh dari lokasi. Beberapa di antaranya berusaha mengejar pelaku. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil karena pelaku sudah lebih dulu melarikan diri dengan kecepatan tinggi.
Kehilangan kendaraan tersebut menjadi pukulan berat bagi Afifa. Motor itu merupakan satu-satunya alat transportasi yang ia miliki untuk bekerja maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, kendaraan tersebut masih dalam masa cicilan.
“Motor satu-satunya. Buat kerja, ya buat keperluan sehari-hari. Masih kredit (motornya),” ucapnya.
Salah seorang saksi mata, Ridwan (29), mengatakan awalnya ia mengira teriakan Afifa berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, kawasan tersebut memang kerap terjadi insiden serupa.
“Saya lihat Afifa teriak maling, sempat ngejar sampai ke ujung ke arah Jalan Sunter. Tapi memang sudah lumayan jauh,” kata Ridwan.
Ridwan menduga pelaku tidak beraksi seorang diri. Berdasarkan pengamatannya, terdapat empat orang yang diduga terlibat, dengan menggunakan dua sepeda motor. Salah satu pelaku disebut bertubuh kurus, berusia muda, mengenakan topi dan baju hijau.
Ia juga mengungkapkan bahwa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi memperlihatkan momen saat pelaku membawa kabur motor korban. Dalam rekaman tersebut, pelaku tampak hampir terjatuh ketika melintasi area dekat gapura. Ridwan menduga situasi itu terjadi karena pelaku panik merasa dikejar warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai laporan dan penanganan kasus tersebut. Warga sekitar berharap aparat segera menindaklanjuti kejadian ini mengingat aksi pencurian kendaraan bermotor dinilai semakin meresahkan.
Kasus yang menimpa Afifa kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan, termasuk menambahkan pengamanan ganda. Di sisi lain, peristiwa ini menegaskan pentingnya patroli rutin dan pengawasan di kawasan rawan pencurian. []
Diyan Febriana Citra.

