WASHINGTON – Ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dan Spanyol kembali mencuat setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap pemerintah di Madrid. Dalam pernyataannya kepada wartawan pada Rabu (11/03/2026), Trump menilai Spanyol tidak menunjukkan sikap kooperatif terhadap kebijakan Amerika Serikat, terutama dalam isu pertahanan dan kerja sama militer.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat menjawab pertanyaan awak media terkait hubungan bilateral kedua negara. Ia secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terhadap sikap pemerintah Spanyol yang dinilai tidak mendukung kepentingan Washington dalam sejumlah kebijakan strategis.
“Tidak, mereka tidak bekerja sama. Saya rasa mereka sama sekali tidak kooperatif. Spanyol. Saya rasa mereka sangat buruk, sangat buruk… Kami mungkin akan menghentikan perdagangan dengan Spanyol,” kata Trump kepada wartawan ketika ditanya pertanyaan terkait hal tersebut.
Ancaman penghentian hubungan perdagangan tersebut memperlihatkan potensi memburuknya hubungan ekonomi antara kedua negara yang selama ini memiliki kerja sama cukup erat. Trump juga menyinggung soal kontribusi Spanyol dalam aliansi pertahanan Barat yang menurutnya tidak seimbang.
Menurut Trump, pemerintah di Madrid selama ini tetap memperoleh manfaat dari perlindungan keamanan yang diberikan oleh NATO, namun dianggap tidak memenuhi kewajiban kontribusi yang semestinya dalam kerja sama pertahanan.
Ia menilai kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan menjadi salah satu faktor yang memicu ketegangan dalam hubungan bilateral antara kedua negara.
Persoalan ini berkaitan dengan pernyataan Trump sebelumnya pada 3 Maret 2026 lalu. Saat itu, ia menyampaikan bahwa Amerika Serikat dapat menghentikan seluruh aktivitas perdagangan dengan Spanyol setelah pemerintah negara tersebut menolak memberikan izin penggunaan pangkalan militer oleh pasukan AS.
Menurut laporan yang beredar, Washington ingin menggunakan fasilitas militer di wilayah Spanyol sebagai bagian dari rencana operasi yang berkaitan dengan situasi di Iran. Namun pemerintah Spanyol dilaporkan tidak memberikan persetujuan atas permintaan tersebut.
Selain persoalan pangkalan militer, Trump juga mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap kebijakan pertahanan Spanyol yang tetap mempertahankan target belanja militer sebesar dua persen dari produk domestik bruto. Kebijakan tersebut dinilai belum memenuhi ekspektasi Amerika Serikat terkait kontribusi negara anggota aliansi pertahanan Barat.
Sementara itu, dari pihak Gedung Putih muncul pernyataan berbeda terkait perkembangan komunikasi antara kedua negara. Pada 4 Maret, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan bahwa pemerintah Spanyol mulai menunjukkan sikap yang lebih terbuka terhadap kerja sama dengan Amerika Serikat.
Menurutnya, terdapat perkembangan positif dalam komunikasi bilateral yang terjadi beberapa jam setelah penolakan awal terhadap penggunaan pangkalan militer oleh pasukan AS.
Namun klaim tersebut langsung dibantah oleh pemerintah Spanyol. Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albarez menegaskan bahwa sikap pemerintah Madrid tidak mengalami perubahan.
Ia menyatakan bahwa kebijakan luar negeri Spanyol tetap konsisten dengan keputusan yang telah diambil sebelumnya. Pernyataan tersebut sekaligus membantah klaim Gedung Putih yang menyebut adanya perubahan sikap dalam waktu singkat.
Perbedaan pernyataan antara pejabat Amerika Serikat dan Spanyol ini menunjukkan adanya ketidaksepahaman dalam komunikasi diplomatik kedua negara. Situasi tersebut juga berpotensi mempengaruhi hubungan ekonomi maupun kerja sama keamanan yang selama ini terjalin.
Pengamat hubungan internasional menilai bahwa ancaman penghentian perdagangan yang dilontarkan Trump dapat menjadi tekanan diplomatik bagi Spanyol. Namun hingga kini belum ada keputusan resmi yang menyatakan bahwa hubungan perdagangan antara kedua negara benar-benar akan dihentikan.
Sementara itu, pemerintah Spanyol tetap menegaskan komitmennya terhadap kebijakan pertahanan nasional serta kerja sama internasional yang telah disepakati dalam berbagai forum multilateral. []
Diyan Febriana Citra.

