BAZNAS RI Jembatani Silaturahmi Muslim Indonesia–Siberia

BAZNAS RI Jembatani Silaturahmi Muslim Indonesia–Siberia

Bagikan:

Program 1000 Cahaya Pesantren Ramadan BAZNAS RI mempererat hubungan komunitas Muslim Indonesia dan Siberia melalui kegiatan filantropi dan pertukaran budaya.

TOMSK – Program 1000 Cahaya Pesantren Ramadan yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia (RI) menjadi sarana mempererat hubungan komunitas Muslim Indonesia dengan otoritas keagamaan Islam di wilayah Siberia, Rusia, melalui kegiatan filantropi yang dilaksanakan pada Sabtu (15/03/2026) lalu.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh para penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) yang tengah menempuh pendidikan di Kota Tomsk, Siberia. Dalam kegiatan itu, mahasiswa Indonesia berkolaborasi dengan Administrasi Spiritual Regional Muslim Tomsk dan Oblast Tomsk untuk menggelar kegiatan keagamaan bagi 30 anak Muslim setempat.

Selain menyalurkan bingkisan Ramadan, kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran budaya dan pemahaman keislaman, di mana mahasiswa Indonesia mempresentasikan tradisi serta praktik keislaman di Indonesia kepada komunitas Muslim di Siberia.

Mufti Hazrat Nurulla Tursunbayev, Imam Besar Masjid Putih Kota Tomsk, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut.

“Banyak anak Muslim yang ingin belajar di madrasah kami, dan kami membuka kelas untuk mereka, alhamdulilah guru-guru kami dapat mengajarkan Islam kepada mereka. Terima kasih kepada Muslim Indonesia yang membantu kami dalam acara ini,” ungkapnya (15/03/2026).

Program 1000 Cahaya Pesantren Ramadan merupakan bagian dari inisiatif filantropi dan pembinaan keagamaan yang dikembangkan oleh BAZNAS RI. Program ini melibatkan para penerima BCB yang tersebar di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga memperkuat peran generasi muda Indonesia dalam membangun hubungan lintas negara melalui pendekatan keagamaan dan kemanusiaan. []

Penulis: Amy Maulana | Penyunting: Agnes Wiguna

Bagikan:
Internasional