JAKARTA – Kebakaran hebat yang melanda kawasan Jalan Kamal Raya, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (18/03/2026) siang, menyebabkan sedikitnya tujuh bangunan hangus terbakar dan memaksa penutupan total arus lalu lintas di lokasi kejadian.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ini diduga bermula dari sebuah gudang penyimpanan palet kayu yang berisi material mudah terbakar. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya, diperparah oleh angin kencang dan kondisi cuaca panas.
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Setidaknya sepuluh unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan guna menjinakkan si jago merah yang membakar area sepanjang kurang lebih 200 meter, mulai dari depan Masjid Risma hingga dekat Musholla Asy-Syukriyah.
Selain menggunakan kendaraan pemadam, sejumlah petugas juga melakukan penyemprotan air dari aliran kali di sekitar lokasi dengan menggunakan perahu untuk menjangkau bagian belakang bangunan yang sulit diakses. Api berhasil dipadamkan setelah beberapa jam, namun proses pendinginan masih terus dilakukan untuk mencegah kemunculan titik api baru.
Salah satu warga, Sumitra (54), mengungkapkan kebakaran pertama kali terlihat dari gudang palet yang menyimpan kayu dan perabot mudah terbakar. “Awalnya dari situ, gudang palet, kayu kayu, meja, semuanya gampang kebakar, sempat ada suara ledakan juga, katanya sih dari baterai gitu,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Kompas, Rabu, (18/03/2026).
Menurut Sumitra, angin kencang membuat api dengan cepat menjalar bahkan hingga ke bangunan di seberang jalan. “Soalnya angin kenceng banget tadi emang, jadi dia ketiup, lompat apinya sampai nyamber yang di seberang jalan. Jadi apinya tuh nyeberang,” ucapnya.
Bangunan yang terdampak meliputi gudang palet kayu, warung kopi, warung makan, toko kelontong, bengkel bubut, serta satu unit rumah warga. Meski kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena sebagian besar bangunan dalam kondisi kosong.
“Untungnya ini semua kosong, enggak ada korban jadinya. Udah pada libur pekerjanya, pada pulang kampung,” kata Sumitra.
Hingga sore hari, petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran. Kepulan asap tebal masih terlihat, sementara kondisi di sekitar lokasi terasa panas dan menyengat, menyebabkan jarak pandang terbatas serta gangguan pernapasan bagi warga sekitar.
Penutupan jalan akibat proses pemadaman sempat menyebabkan kemacetan di kedua arah Jalan Kamal Raya. Aparat setempat mengimbau masyarakat untuk menghindari area tersebut hingga proses penanganan benar-benar selesai. []
Redaksi05

