Pesawat Militer Kolombia Jatuh, 48 Orang Ditemukan Selamat

Pesawat Militer Kolombia Jatuh, 48 Orang Ditemukan Selamat

Bagikan:

PUERTO LEGUIZAMO – Kecelakaan pesawat militer Kolombia yang jatuh sesaat setelah lepas landas di wilayah selatan negara tersebut memicu operasi pencarian besar-besaran, dengan puluhan korban dilaporkan selamat di tengah kekhawatiran tingginya jumlah korban jiwa.

Pesawat jenis Hercules yang mengangkut 125 orang, terdiri atas 114 tentara dan 11 awak, jatuh pada Senin (23/03/2026) waktu setempat di dekat Puerto Leguizamo, wilayah perbatasan Kolombia dengan Ekuador. Hingga kini, sebanyak 48 orang dilaporkan berhasil ditemukan selamat, sementara sekitar 80 orang lainnya dikhawatirkan meninggal dunia.

Insiden terjadi tidak lama setelah pesawat lepas landas dan mengakibatkan badan pesawat hancur serta terbakar di area hutan. Gambar dari lokasi menunjukkan puing-puing pesawat dengan nomor lambung FAC 1016 dalam kondisi rusak parah, disertai kepulan asap di antara pepohonan.

Wilayah jatuhnya pesawat diketahui merupakan daerah dengan aktivitas militer tinggi dalam beberapa pekan terakhir, seiring operasi gabungan untuk menekan pergerakan kartel dan milisi penyelundup narkoba di kawasan perbatasan.

Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sanchez, menyampaikan duka atas peristiwa tersebut. “Unit-unit militer sudah berada di lokasi kejadian,” tulis Sanchez di media sosial, sebagaimana dilansir Detik, Selasa, (24/03/2026), seraya menambahkan bahwa “jumlah korban dan penyebab kecelakaan belum dikonfirmasi.”

Ia juga menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut. “Ini adalah peristiwa yang sangat menyakitkan bagi negara. Semoga doa-doa kita membawa sedikit penghiburan,” kata Sanchez.

Sementara itu, Jenderal Carlos Fernando Silva Rueda mengungkapkan bahwa seluruh penumpang dalam pesawat merupakan personel militer yang tengah menjalankan perjalanan dari Puerto Leguizamo menuju pos terdepan lain di kawasan Amazon.

Hingga saat ini, otoritas setempat masih melakukan proses evakuasi dan identifikasi korban, serta menyelidiki penyebab kecelakaan yang terjadi di tengah operasi militer di wilayah rawan tersebut. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Internasional Laka