Gempa M 5,0 Guncang Jepang Timur, Shinkansen Sempat Dihentikan

Gempa M 5,0 Guncang Jepang Timur, Shinkansen Sempat Dihentikan

Bagikan:

TOKYO – Layanan kereta cepat Shinkansen di Jepang timur sempat dihentikan sementara setelah gempa bumi bermagnitudo 5,0 mengguncang wilayah tersebut pada Rabu (01/04/2026) pagi. Meski sempat memicu penghentian operasional jalur kereta, otoritas setempat memastikan tidak ada peringatan tsunami dan layanan kembali normal sekitar 10 menit setelah pemeriksaan jalur selesai.

Gempa terjadi pada pukul 10.06 waktu setempat dengan pusat gempa berada di Prefektur Ibaraki bagian selatan pada kedalaman 50 kilometer. Berdasarkan data Badan Meteorologi Jepang, guncangan paling kuat dirasakan di Prefektur Tochigi dengan intensitas level 5 bawah pada skala seismik Jepang yang memiliki maksimum 7.

Di ibu kota Tokyo, getaran tercatat pada level 3. Guncangan tersebut cukup dirasakan warga, namun tidak dilaporkan menimbulkan kerusakan besar maupun korban jiwa hingga berita ini diturunkan.

Operator East Japan Railway Company (JR East) menghentikan sementara layanan Shinkansen yang menghubungkan Tokyo hingga Prefektur Aomori sebagai langkah antisipasi keselamatan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan gangguan pada jalur maupun sarana, layanan kembali dioperasikan.

Badan Meteorologi Jepang menjelaskan, intensitas level 5 bawah ditandai dengan guncangan yang cukup kuat sehingga banyak orang terkejut dan cenderung berpegangan pada benda yang stabil. Dalam kondisi tersebut, sejumlah barang juga berpotensi jatuh dari rak atau tempat penyimpanan.

Peristiwa ini kembali mengingatkan tingginya aktivitas seismik di Jepang yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Pemerintah dan operator transportasi terus memantau situasi untuk memastikan keselamatan masyarakat serta kelancaran mobilitas, sebagaimana diwartakan Antara, Rabu (01/04/2026). []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Internasional Peristiwa