Tabrakan Dua Kereta di Denmark, 17 Orang Terluka

Tabrakan Dua Kereta di Denmark, 17 Orang Terluka

Bagikan:

KOPENHAGEN – Investigasi penyebab tabrakan dua kereta komuter di kawasan utara Kopenhagen, Denmark, masih berlangsung setelah insiden tersebut menyebabkan 17 penumpang terluka, lima di antaranya dalam kondisi kritis, Kamis (23/04/2026) pagi waktu setempat.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.29 di jalur dekat kota Hillerod, sekitar 40 kilometer dari pusat Kopenhagen, melibatkan dua kereta yang bertabrakan dari arah berlawanan di area hutan pedesaan dekat perlintasan sebidang. Hingga kini, aparat belum memastikan faktor utama yang memicu kecelakaan tersebut.

Pejabat kepolisian, Morten Kaare Pedersen, menegaskan pihaknya masih mengumpulkan data untuk menyusun kronologi lengkap kejadian. “Kami belum bisa memberikan detail apa pun saat ini mengenai penyebabnya. Kami sedang dalam proses mengumpulkan informasi yang diperlukan mengenai urutan kejadian. Jadi, akan ada banyak penyelidikan yang sedang dan akan terus berlangsung untuk waktu yang cukup lama,” jelas Pedersen.

Sementara itu, Kepala tim medis darurat Kopenhagen, Anders Damm-Hejmdal, mengungkapkan kondisi korban yang bervariasi akibat kerasnya benturan. “Total ada 17 orang yang terluka. Dari jumlah tersebut, lima orang dinyatakan dalam kondisi kritis di lokasi kejadian,” ujarnya kepada wartawan, sebagaimana dilansir Kompas pada Kamis, (23/04/2026).

Ia menjelaskan, benturan antar kereta menyebabkan penumpang mengalami berbagai jenis cedera. “Awalnya sulit untuk mendapatkan gambaran pasti mengenai cedera yang dialami. Anda bisa membayangkan dua kereta bertabrakan. Hal itu menyebabkan banyak cedera yang berbeda, orang-orang terlempar ke mana-mana,” tambahnya.

Berdasarkan informasi di lapangan, total terdapat 38 orang di dalam kedua kereta saat insiden terjadi. Bagian lokomotif dilaporkan mengalami kerusakan parah dengan kondisi ringsek, sementara kaca depan dan jendela pecah. Meski demikian, rangkaian gerbong tetap berada di atas rel.

Proses evakuasi berlangsung sekitar tiga jam dengan melibatkan sejumlah ambulans, kendaraan polisi, serta dukungan evakuasi udara untuk korban luka berat. Wali Kota Gribskov, Trine Egetved, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. “Saya sangat sedih dan terkejut. Kereta ini digunakan oleh banyak penduduk Gribskov, baik pekerja maupun pelajar,” ungkapnya.

Hingga saat ini, tim penyelamat telah menyelesaikan evakuasi korban, sementara penyelidikan lanjutan terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Internasional Laka