CARROLLTON – Penembakan di pusat perbelanjaan K Towne Plaza, kawasan Koreatown di Kota Carrollton, Texas, Amerika Serikat (AS), menewaskan dua orang dan melukai tiga lainnya pada Selasa (05/05/2026). Polisi menyebut insiden tersebut diduga berkaitan dengan hubungan bisnis antara pelaku dan korban.
Aparat kepolisian memastikan penembakan bukan aksi acak karena seluruh korban diketahui memiliki keterkaitan dengan tersangka. Peristiwa itu terjadi di area pusat perbelanjaan yang dikenal sebagai salah satu pusat komunitas Korea di wilayah metropolitan Dallas.
Kepala Kepolisian (Kapol) Carrollton, Roberto Arredondo, mengatakan penyidik masih mendalami motif pertemuan yang berujung aksi penembakan tersebut.
“Kami belum mengetahui secara pasti tujuan pertemuan tersebut, tetapi kami memahami ada hubungan bisnis di antara mereka,” ujarnya, sebagaimana dilansir Independent, Rabu (06/05/2026).
Setelah melakukan penembakan, tersangka yang berusia 69 tahun sempat melarikan diri dari lokasi kejadian. Polisi kemudian menangkap pelaku sekitar 6 kilometer dari pusat perbelanjaan, tepatnya di sebuah toko bahan makanan setelah dilakukan pengejaran.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan aparat bersenjata lengkap melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian guna memastikan situasi aman dan tidak ada ancaman lanjutan.
Penyelidikan kasus tersebut juga melibatkan Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI) dan sejumlah lembaga federal lainnya untuk membantu proses pengumpulan bukti serta pendalaman motif pelaku.
K Towne Plaza berada di kawasan Koreatown Carrollton yang dikenal sebagai pusat aktivitas komunitas Korea di wilayah Dallas. Kawasan itu dihuni ribuan warga keturunan Korea dan dipenuhi berbagai toko, restoran, hingga gereja yang menjadi pusat aktivitas masyarakat setempat.
Hingga kini, polisi masih mendalami latar belakang penembakan serta hubungan bisnis yang diduga menjadi pemicu insiden berdarah tersebut. []
Redaksi05

