Dinkes Simulasi PKG, Masyarakat Diminta Unduh Aplikasi Satu Sehat

Dinkes Simulasi PKG, Masyarakat Diminta Unduh Aplikasi Satu Sehat

SAMARINDA – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar simulasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Samarinda pada Selasa (4/2/2025). Program ini diperuntukkan bagi warga yang merayakan ulang tahun pada bulan Januari dan Februari. Simulasi ini berlangsung di Puskesmas Air Putih, Samarinda, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr. Jaya Mualimin, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr. Ismed Kusasih.

Selain di Samarinda, simulasi PKG juga dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah lain di Kaltim, termasuk Puskesmas Karang Joang di Balikpapan, Puskesmas Ujoh Bilang di Mahakam Ulu, Puskesmas Bontang U1 di Bontang, dan Puskesmas Senaken di Paser.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr. Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa program ini diperuntukkan untuk semua usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia. Pemeriksaan kesehatan akan disesuaikan dengan usia serta faktor risiko penyakit masing-masing individu.

“Untuk anak-anak sekolah, pemeriksaan akan dilakukan langsung oleh petugas di sekolah. Bayi baru lahir akan diperiksa di fasilitas kesehatan dalam waktu 48 jam setelah kelahiran, dan seluruh prosedur mengikuti pedoman dari Kementerian Kesehatan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengunduh aplikasi Satu Sehat agar secara otomatis terdaftar dalam program PKG. “Antusiasme masyarakat sangat baik, dan kami berharap semua dapat berpartisipasi baik secara langsung maupun lewat aplikasi Satu Sehat. Fasilitas sudah siap, dan kami menargetkan pelaksanaan serentak segera dilakukan,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Kaltim telah menugaskan staf untuk memantau jalannya simulasi di berbagai daerah. Meskipun kepala daerah tidak diundang dalam simulasi, mereka akan dilibatkan saat peluncuran resmi program ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr. Ismed Kusasih, menegaskan bahwa simulasi di Puskesmas Air Putih hanya sebagai contoh. Semua 26 puskesmas di Samarinda sudah siap menyelenggarakan PKG. Pemeriksaan akan mengikuti petunjuk teknis, seperti pemeriksaan saturasi oksigen untuk bayi guna mendeteksi kelainan jantung, serta EKG, tes darah, dan pemeriksaan gigi untuk lansia.

Dalam simulasi tersebut, 12 peserta mengikuti pemeriksaan, termasuk dua bayi, dua lansia, dan delapan orang dewasa. Semua peralatan yang digunakan disediakan oleh Kementerian Kesehatan. Program ini rencananya akan diluncurkan setelah pelantikan kepala daerah.[]

Putri Aulia Maharani

Berita Daerah