Awal 2026, Pantai Manggar Balikpapan Diserbu 10.000 Wisatawan

Awal 2026, Pantai Manggar Balikpapan Diserbu 10.000 Wisatawan

Bagikan:

BALIKPAPAN – Arus wisatawan di Kota Balikpapan menunjukkan dinamika menarik pada awal tahun 2026. Pantai Manggar Segara Sari yang terletak di Balikpapan Timur kembali menjadi magnet utama bagi warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah. Pada Kamis (01/01/2026), atau hari pertama tahun baru, kawasan wisata pantai tersebut dipadati sekitar 10.000 pengunjung yang datang untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Lonjakan kunjungan di awal tahun ini terbilang kontras dengan kondisi selama libur Natal 2025. Kepala UPT Pantai Manggar Segara Sari Balikpapan, Yusdi Linting, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan pada periode Natal sebelumnya justru relatif menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, ramainya Pantai Manggar pada 1 Januari 2026 menjadi kejutan tersendiri bagi pengelola.

“Mengawali tahun 2026, Pantai Manggar dipadati pengunjung. Diperkirakan ada sekitar 10 ribuan orang yang datang hari ini. Ini juga tidak kami sangka,” ujar Yusdi, Kamis (01/01/2026) sore.

Berdasarkan data UPT Pantai Manggar, selama delapan hari masa libur Natal 2025 tercatat sebanyak 8.863 wisatawan berkunjung ke pantai tersebut. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni 11.023 pengunjung. Kondisi tersebut menunjukkan adanya pergeseran minat dan pola perjalanan masyarakat selama masa liburan akhir tahun.

Menurut Yusdi, terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi sepinya kunjungan pada libur Natal lalu. Salah satunya adalah adanya agenda keagamaan besar, yakni haul Guru Sekumpul di Martapura, Kalimantan Selatan, yang menyedot perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Selain itu, dibukanya akses jalan tol Balikpapan–IKN secara gratis turut mendorong warga memilih destinasi alternatif.

“Banyak masyarakat yang memilih berkunjung ke IKN, baik dari luar Kalimantan Timur maupun dari Balikpapan dan sekitarnya,” katanya.

Namun, setelah rangkaian kegiatan haul Guru Sekumpul selesai, arus wisatawan kembali bergeser. Pantai Manggar pun menjadi tujuan utama masyarakat untuk mengisi sisa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Yusdi menilai kondisi tersebut sebagai hal yang wajar, mengingat rencana liburan masyarakat sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor situasional.

“Karena haul Guru Sekumpul di Kalsel sudah selesai, pengunjung dari luar Balikpapan datang ke sini untuk liburan bersama keluarga. Hari ini menjadi puncak kunjungan libur Nataru,” ungkapnya.

Di sisi lain, lonjakan pengunjung belum sepenuhnya sejalan dengan capaian pendapatan daerah. Yusdi mengakui bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pantai Manggar sepanjang 2025 belum memenuhi target yang ditetapkan. Dari target sebesar Rp7,4 miliar, realisasi PAD baru mencapai sekitar 73 persen atau setara Rp5,4 miliar.

“Ada penurunan dari target PAD yang ditetapkan. Beberapa faktor memengaruhi, di antaranya kondisi ekonomi masyarakat dan cuaca yang kurang mendukung sepanjang 2025. Selain itu, situasi libur juga berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Meski demikian, pengelola tetap optimistis menatap tahun 2026. Dengan tren peningkatan kunjungan di awal tahun, Pantai Manggar dinilai masih memiliki daya tarik kuat sebagai destinasi wisata keluarga yang terjangkau. Untuk 2026, target PAD kembali dipatok di kisaran Rp7,5 miliar.

“Masyarakat tetap membutuhkan tempat wisata dan hiburan yang terjangkau. Pantai Manggar kami siapkan dengan konsep itu. Kami akan terus berinovasi agar Pantai Manggar tetap menjadi pilihan utama wisata di Balikpapan,” tutup Yusdi. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews