PONDOK AREN – Kelalaian dalam mengamankan rumah saat beristirahat berujung pencurian yang menimpa seorang pemuda, Muhammad Firdaus (23), di kawasan Pondok Aren pada Rabu (25/03/2026) pagi, dengan tiga unit telepon genggam dilaporkan hilang.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) saat korban bersama tiga rekannya tertidur lelap di teras rumah usai beraktivitas semalaman. Kondisi pintu rumah yang tidak terkunci diduga dimanfaatkan pelaku untuk masuk dan mengambil barang berharga tanpa disadari penghuni.
Firdaus menjelaskan, sebelum kejadian mereka menghabiskan waktu dengan bermain play station (PS) hingga dini hari. “Kami habis main PS bareng, istilahnya mabar. Jadi memang begadang sampai pagi,” ujar Firdaus.
Setelah itu, mereka memilih beristirahat di area teras, bukan di dalam rumah, sehingga akses masuk tidak dalam kondisi terkunci. “Posisinya kami tidur di luar, di teras. Rumah juga nggak dikunci,” ungkapnya.
Awalnya, salah satu dari mereka sempat berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan. Namun, kelelahan membuat orang tersebut akhirnya ikut tertidur. “Awalnya ada yang jagain, tapi dia capek karena habis kerja juga,” jelas Firdaus.
Sekitar pukul 05.30 WIB, penjaga tersebut sempat memberi tahu akan beristirahat dan berencana bergantian. Namun, rencana itu tidak terlaksana. “Dia bilang setengah enam mau tidur dulu, nanti gantian. Tapi ternyata setelah itu malah kejadian,” tambahnya.
Situasi lingkungan yang relatif sepi pada pagi hari turut memudahkan pelaku menjalankan aksinya. Tanpa diketahui korban maupun warga sekitar, pelaku diduga leluasa masuk dan mengambil tiga unit telepon genggam milik korban dan rekannya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi yang ditaksir mencapai jutaan rupiah. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan keamanan rumah, terutama saat beristirahat atau meninggalkan tempat tinggal. []
Redaksi05

