BATAM — Aktivitas usaha di kawasan pusat kuliner Pasar Mega Legenda, Batam Kota, Kota Batam, lumpuh sementara setelah kebakaran hebat melanda deretan ruko yang dikenal sebagai area business centre dan food street, Selasa (20/01/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi saat kawasan masih dipadati aktivitas menjelang waktu makan malam.
Kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 17.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap sejumlah kios kuliner yang berada dalam satu deretan bangunan. Kepulan asap hitam terlihat membubung tinggi dan sempat membuat warga serta pengunjung panik, sehingga sebagian besar pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa diamankan.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi menjelaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Aparat gabungan langsung melakukan pengamanan area untuk mencegah warga mendekat ke titik api.
“Kebakaran lebih kurang setengah enam sore. Kita cek kembali yang terbakar sumbernya dari mana. Untuk penyebabnya saat ini masih dalam pendalaman,” ujar Benny saat ditemui di lokasi kejadian.
Berdasarkan pantauan di lapangan, api menghanguskan belasan kios yang sebagian besar digunakan untuk usaha kuliner. Ruko-ruko tersebut diketahui menjual berbagai jenis makanan dan minuman yang menjadi tujuan favorit warga sekitar.
“Masih kita lakukaj pendataan. Kios ini rata-rata jual makanan, kuliner,” kata dia.
Kawasan Mega Legenda yang terbakar merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi skala kecil dan menengah di Batam Kota. Selain menjadi lokasi usaha kuliner, area tersebut juga sering menjadi tempat berkumpul masyarakat, terutama pada sore hingga malam hari. Akibat kebakaran ini, para pedagang dipastikan mengalami kerugian materiil yang tidak sedikit.
Meski demikian, aparat memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh pedagang dan pengunjung berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
“Saat ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil,” tambahnya.
Petugas juga menjelaskan bahwa api dengan cepat menjalar ke kios-kios lain karena dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan. Cuaca panas yang melanda Batam dalam beberapa hari terakhir, ditambah angin yang bertiup cukup kencang, mempercepat perambatan api dari satu ruko ke ruko lainnya.
“Penyebab api cepat menjalar karena cuaca panas, angin kuat, dan di belakang ruko banyak puing-puing pallet kayu,” jelasnya.
Keberadaan material mudah terbakar di belakang deretan ruko tersebut menjadi salah satu faktor yang memperparah situasi. Api dengan mudah menyambar puing-puing pallet kayu, sehingga sulit dikendalikan dalam waktu singkat.
Hingga malam hari, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali muncul.
“Ini masih proses pendinginan. Sejauh ini tidak ada ledakan,” tutup Benny.
Pascakebakaran, garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi. Aparat akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui sumber api serta menghitung total kerugian yang dialami para pedagang. Pemerintah setempat juga diharapkan dapat memberikan bantuan dan solusi sementara agar pelaku usaha kuliner yang terdampak dapat segera kembali beraktivitas. []
Diyan Febriana Citra.

