BALIKPAPAN – Program Mudik Gratis BUMN 2026 yang melibatkan PT Pelni (Persero) Cabang Balikpapan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Kuota sebanyak 400 penumpang untuk rute Balikpapan–Surabaya habis dalam waktu kurang dari 1,5 jam setelah pendaftaran dibuka secara daring.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian BUMN untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan biaya transportasi yang lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Tingginya animo pendaftar menunjukkan kebutuhan transportasi mudik yang aman dan ekonomis masih sangat besar, khususnya untuk moda transportasi laut.
Dalam program tersebut, Pelni menyiapkan KM Dorolonda untuk mengangkut para peserta mudik gratis. Kapal dijadwalkan berangkat pada 14 Maret 2026 dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan, menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Lonjakan pendaftar yang terjadi dalam waktu singkat menandakan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pelni. Selain faktor gratis, aspek keselamatan, kenyamanan, serta kepastian jadwal keberangkatan menjadi pertimbangan utama calon pemudik memilih program ini.
Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Balikpapan menyatakan besarnya minat masyarakat mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan PELNI sekaligus pentingnya program mudik gratis.
“Program Mudik Gratis BUMN 2026 ini menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui BUMN untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan nyaman,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Selasa (17/02/2026).
Ia menambahkan, partisipasi Pelni dalam program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan sebagai penghubung antarwilayah di Indonesia, khususnya di kawasan timur. Momentum mudik Lebaran setiap tahun memang selalu memicu lonjakan mobilitas masyarakat, sehingga dukungan transportasi yang memadai menjadi kebutuhan utama.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang begitu besar, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan mudik berjalan lancar, selamat, dan berkesan,” imbuhnya.
Pelni berharap seluruh rangkaian perjalanan mudik dapat berjalan tertib dan aman. Program ini juga diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan perjalanan pulang kampung berlangsung nyaman bagi para penumpang transportasi laut. []
Penulis: Swandy Syahputra | Penyunting: Agnes Wiguna

