PAMEKASAN – Upaya kemanusiaan dari komunitas seni di Pamekasan berhasil menarik perhatian publik lewat ajang konser yang bermuatan solidaritas. Donasi hasil konser penyambutan Achmad Valen Akbar, finalis Dangdut Academy 7 (DA7), diserahkan secara terbuka kepada tim relawan yang akan menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak bencana di Aceh dan di sekitar Gunung Semeru, Jawa Timur. Penyerahan bantuan dilakukan pada Kamis (08/01/2026) sore di Pamekasan dan menjadi contoh nyata sinergi antara komunitas budaya dan misi sosial.
Hasil penggalangan dana dari konser yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) pada Kamis, 1 Januari 2026 menunjukkan antusiasme besar dari masyarakat. Donasi total mencapai lebih dari Rp 1,1 miliar, yang diperoleh dari kontribusi para penonton serta dermawan yang hadir pada acara tersebut. Dana ini kemudian diserahkan oleh CEO Bawang Mas Group, H. Her, kepada perwakilan tim relawan.
CEO Bawang Mas Group, Haji Her, menyatakan bahwa penyerahan bantuan dilakukan secara terbuka dan transparan dengan tujuan menghindari fitnah dan memastikan bahwa donasi benar-benar digunakan sesuai dengan rencana untuk membantu korban bencana.
“Amanah ini harus tersampaikan secara utuh dan penuh tanggung jawab. Sehingga kami lakukan penyaluran secara terbuka,” ujar Haji Her kepada relawan yang hadir.
Dalam proses donasi ini, sejumlah tokoh dan dermawan turut ambil bagian ketika donasi dibuka kepada penonton konser. Sumbangan datang dari berbagai pihak, termasuk H. Her yang memberikan kontribusi pribadi serta sejumlah pendukung lainnya dengan nilai yang bervariasi.
Hasil dari penggalangan dana kemudian dibagi untuk dua lokasi bencana. Sekitar Rp 200 juta dari total donasi dialokasikan khusus untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur, sementara sisanya ditujukan untuk membantu warga terdampak banjir di Aceh. “Semua relawan menyetujui jika sebagian donasi disalurkan untuk Semeru,” kata Haji Her.
Tim relawan yang akan diberangkatkan terdiri dari enam orang. Dua anggota tim telah berangkat lebih awal, sementara sisanya akan menyusul dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan penyaluran bantuan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan. Koordinator relawan juga menekankan bahwa seluruh proses distribusi bantuan akan didokumentasikan secara transparan, baik di Aceh maupun di Semeru.
“Penyaluran bantuan ini juga akan dilakukan secara transparan di Aceh maupun di Semeru,” ujar salah satu relawan.
Transparansi menjadi slogan utama dari penyaluran donasi ini. Haji Her bahkan meminta agar relawan membuat rincian dokumentasi setiap pengeluaran selama penyaluran bantuan kepada korban bencana.
“Tolong dalam penyaluran bantuan didokumentasikan dengan baik. Ini bukan soal ketidakpercayaan tapi bagian dari tanggung jawab,” tegas Haji Her.
Tidak hanya berfokus pada hiburan dan dukungan moral, kegiatan ini membuka ruang bagi masyarakat lokal dan tokoh publik untuk berkolaborasi dalam kegiatan kemanusiaan nyata. Tidak hanya sekadar konser musik untuk riang gembira, konser Valen DA7 di Pamekasan menggambarkan bagaimana seni pertunjukan dapat menjadi medium untuk membantu sesama dalam situasi krisis.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan bisa berkembang sebagai model penggalangan dana yang tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga mempererat solidaritas sosial dan memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan. []
Diyan Febriana Citra.

