BARRU – Dua unit rumah panggung milik warga di Dusun Lampoko, Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, ludes dilalap api dalam kebakaran hebat yang terjadi Kamis (09/04/2026) sore. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai Rp200 juta, sementara korban terpaksa kehilangan hampir seluruh harta benda mereka.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.15 WITA di kawasan pemukiman warga Wiringpulue. Api pertama kali diduga muncul dari bagian atas rumah milik Andi Mappiasse (80), lalu dengan cepat membesar dan merembet ke rumah tetangganya, Andi Sukarman (38), akibat material bangunan yang mudah terbakar.
Pemilik rumah, Andi Mappiasse, menuturkan sebelum api membesar dirinya sempat mendengar suara ledakan dari lantai atas rumah saat sedang berada di bawah kolong rumah bersama istrinya. Awalnya, ia tidak menaruh curiga hingga serpihan arang kayu terbakar mulai berjatuhan dari langit-langit.
Saat melihat ke atas, kobaran api sudah membesar di bagian atap rumah. Dalam kondisi panik, ia segera menyelamatkan diri sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Warga setempat sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Sekitar pukul 15.20 WITA, satu unit armada pemadam dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lampoko tiba di lokasi. Tak lama kemudian, dua unit armada tambahan dari Kecamatan Balusu dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Balusu Abdul Mustajil mengatakan api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.20 WITA setelah petugas pemadam kebakaran, personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan warga bekerja sama di lokasi.
“Berdasarkan keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara sementara, api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting di bagian atas rumah Andi Mappiasse,” jelas Abdul Mustajil, sebagaimana dilansir Suaratimur, Kamis, (09/04/2026).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menghanguskan hampir seluruh isi kedua rumah. Korban kini membutuhkan bantuan darurat untuk kebutuhan dasar setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga. []
Redaksi05

