Emak-emak Nekat Bakar Toko Emas, Gasak Perhiasan Rp 2 Miliar

Emak-emak Nekat Bakar Toko Emas, Gasak Perhiasan Rp 2 Miliar

Bagikan:

MAKASSAR — Aksi nekat seorang perempuan berusia sekitar 40 tahun menggegerkan kawasan pertokoan emas di Jalan Somba Opu, Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/02/2026) siang. Perempuan tersebut diduga berupaya membakar sebuah toko emas dengan tujuan melancarkan pencurian perhiasan bernilai miliaran rupiah.

Peristiwa itu terjadi saat aktivitas jual beli tengah berlangsung ramai. Sejumlah pengunjung dan karyawan toko panik ketika api tiba-tiba muncul dari area etalase. Kepulan asap sempat membuat suasana di dalam toko kacau sebelum akhirnya api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, membenarkan adanya percobaan pembakaran tersebut.

“Pelakunya ibu-ibu, usianya di atas 40 tahun. Dia bukan warga Kota Makassar,” kata Arya kepada wartawan.

Menurut Arya, pelaku datang seorang diri ke toko emas tersebut sekitar pukul 13.30 Wita. Ia berpura-pura menjadi pembeli dan dilayani seperti pelanggan pada umumnya. Saat kondisi toko relatif padat pengunjung, pelaku memilih sejumlah perhiasan emas dan memasukkannya ke dalam kantong.

Dalam upayanya mengelabui karyawan, pelaku sempat memotret perhiasan yang dipilih dengan alasan ingin meminta persetujuan suami. Namun, alih-alih melakukan transaksi pembayaran, perempuan itu justru mengeluarkan botol air mineral yang telah diisi bahan bakar minyak (BBM) serta korek api yang sudah disiapkan dari rumah.

“Pelaku ternyata telah menyiapkan botol air mineral berisi bahan bakar minyak dan korek api dari rumah. Saat ada kesempatan, pelaku menyiramkan minyak tersebut dan menyulut api di area toko,” ungkapnya.

Api dengan cepat membesar dan memicu kepanikan di dalam toko. Situasi tersebut diduga sengaja diciptakan untuk mengalihkan perhatian pegawai agar pelaku dapat melarikan diri sambil membawa emas yang telah dikantongi.

“Pelaku mau mencuri emas dengan modus kebakaran,” kata Arya.

Ia menambahkan, strategi pelaku adalah memanfaatkan kekacauan akibat kebakaran agar dapat kabur tanpa dicurigai.

“Dia sengaja bakar biar karyawan panik. Dan saat api membesar pelaku coba melarikan diri dengan membawa kantongan berisi emas itu,” ucapnya.

Namun, upaya tersebut gagal. Karyawan toko yang menyadari adanya pencurian langsung mengejar pelaku. Warga sekitar yang melihat keributan turut membantu dan berhasil menangkap perempuan tersebut tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Pelaku ditangkap sama warga,” sambungnya.

Dari keterangan pemilik toko, nilai emas yang sempat dibawa kabur diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Perhiasan yang diambil terdiri atas berbagai jenis, termasuk emas dengan berat 98 gram dan 100 gram.

“Emasnya sudah dibawa kabur tapi berhasil ditangkap,” sambungnya.

Arya menambahkan, seluruh barang bukti berhasil diamankan dan tidak ada kerugian materiil akibat kebakaran karena api cepat dipadamkan sebelum meluas.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami latar belakang dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, meskipun sementara ini pelaku disebut beraksi seorang diri.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengelola pusat perbelanjaan, khususnya toko emas, untuk meningkatkan sistem keamanan, termasuk pengawasan terhadap barang bawaan pengunjung. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika melihat tindakan mencurigakan di ruang publik. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Kasus