Empat Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Bandung

Empat Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Bandung

Bagikan:

BANDUNG — Insiden kecelakaan lalu lintas beruntun kembali terjadi di jalur utama Kota Bandung dan menjadi pengingat serius soal keselamatan berkendara, khususnya pada jam rawan dini hari. Peristiwa tersebut terjadi di persimpangan Jalan Soekarno Hatta–Jalan Buahbatu, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kamis (26/02/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Empat kendaraan besar dan kecil terlibat dalam tabrakan beruntun yang mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka serta kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp50 juta.

Berdasarkan data kepolisian, kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni Truck Tronton Isuzu bernomor polisi T-9363-AB, Minibus Suzuki Carry D-1815-UG, Truck Mitsubishi Fuso D-8633-XC, serta Truck Boks Isuzu B-9857-UXY. Seluruh kendaraan tersebut berada pada satu jalur yang sama dan sedang berhenti di persimpangan lampu lalu lintas.

Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP A.H. Hudi Arif, menjelaskan kronologi awal kecelakaan bermula ketika sejumlah kendaraan berhenti menunggu lampu hijau.

“Setiba di TKP, kendaraan truk tronton Isuzu yang melaju dari arah timur ke barat berhenti di traffic light. Di belakangnya terdapat minibus Suzuki Carry dan truk Mitsubishi Fuso yang juga berhenti menunggu lampu hijau,” ujar Hudi.

Namun, situasi berubah ketika sebuah truk boks Isuzu datang dari arah yang sama dengan kecepatan cukup tinggi. Kendaraan berat tersebut diduga tidak sempat melakukan pengereman secara optimal hingga akhirnya menghantam kendaraan di depannya.

“Diduga pengemudi kendaraan truck boks Isuzu mengemudikan kendaraannya dengan tidak wajar dan kurang konsentrasi, kemungkinan mengalami microsleep, sehingga menabrak bagian belakang kendaraan di depannya dan mengakibatkan tabrakan beruntun,” jelasnya.

Akibat benturan keras itu, truk Mitsubishi Fuso terdorong ke depan dan menabrak minibus Suzuki Carry. Minibus tersebut kemudian menghantam truk tronton Isuzu yang berada paling depan. Rangkaian tabrakan ini terjadi dalam waktu singkat dan menyebabkan kerusakan cukup parah pada beberapa kendaraan.

Dari peristiwa tersebut, satu penumpang minibus berinisial FK (29) mengalami luka ringan, sementara pengemudi truk boks Isuzu berinisial AS (28) mengalami luka berat. Kedua korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke RS Hasan Sadikin untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Hudi menegaskan bahwa hasil awal olah tempat kejadian perkara menunjukkan faktor manusia sebagai penyebab dominan kecelakaan tersebut. Ia menyebut kondisi kendaraan dan lingkungan tidak menjadi pemicu utama.

“Faktor kendaraan dalam keadaan laik jalan, kondisi jalan arteri lurus dan mendatar, cuaca cerah serta arus lalu lintas lancar. Dugaan sementara penyebab laka adalah faktor manusia,” tegasnya.

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung masih melanjutkan proses penyelidikan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi, pendalaman keterangan para pengemudi, serta analisis teknis terhadap kendaraan yang terlibat.

“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, mendata saksi dan korban. Proses penyelidikan masih berjalan,” pungkasnya.

Pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengendara, terutama sopir kendaraan berat, untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara. Berkendara pada dini hari memiliki risiko tinggi terhadap kelelahan dan microsleep, yang kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas di jalur-jalur utama perkotaan. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Kasus