Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Paser

Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Paser

Bagikan:

LONG IKIS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap musibah yang menimpa puluhan keluarga di wilayah tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Rudy Mas’ud kepada para penyintas kebakaran. Penyerahan berlangsung secara simbolis di Aula Kantor Desa Muara Adang pada Rabu (04/03/2026), disaksikan sejumlah pejabat daerah dan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, gubernur menyerahkan bantuan kepada 61 kepala keluarga yang terdiri dari 202 jiwa yang terdampak kebakaran. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal serta harta benda akibat peristiwa tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari yang mendampingi gubernur dalam proses penyerahan bantuan. Sejumlah pejabat daerah juga ikut serta, termasuk Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak, Camat Long Ikis, serta Kepala Desa Muara Adang.

Dalam kesempatan itu, Rudy menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat membantu para korban memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.

“Semoga bantuan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi para korban. Dan semua pihak yang telah menyalurkan bantuan diberikan keberkahan di bulan penuh berkah ini,” ujar Rudy.

Bantuan yang diberikan berasal dari berbagai sumber, termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Timur serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bantuan tersebut disalurkan melalui gudang logistik kebencanaan yang dikelola oleh Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur.

Paket bantuan yang diserahkan kepada warga meliputi berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat. Setiap keluarga menerima paket sembako yang berisi beras lima kilogram, gula satu kilogram, kornet, biskuit, mi instan, minyak goreng, serta susu kental manis. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan 100 dus air mineral.

Tidak hanya kebutuhan pangan, pemerintah juga menyediakan perlengkapan pengungsian seperti bantal, kasur, selimut, tenda gulung, serta paket perlengkapan keluarga atau family kit. Bantuan lainnya berupa makanan siap saji, lauk pauk siap santap, hingga makanan khusus untuk anak-anak.

Meski bantuan logistik telah disalurkan, gubernur menegaskan bahwa upaya penanganan tidak boleh berhenti pada bantuan darurat semata. Ia menilai langkah lanjutan perlu segera dilakukan untuk membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan normal.

Menurut Rudy, proses pemulihan harus mencakup berbagai aspek, termasuk pemulihan kondisi sosial, ekonomi, hingga psikologis para korban. Musibah kebakaran yang menyebabkan kehilangan tempat tinggal tentu meninggalkan dampak berat bagi masyarakat.

“Setelah ini perlu ada pemulihan kehidupan sosial ekonomi masyarakat, termasuk psikis para penyintas. Tentu perlu dukungan semua pihak, baik provinsi, kabupaten, maupun lembaga seperti BAZNAS,” terang Rudy.

Dalam kesempatan itu pula, gubernur mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk mempercepat proses pemulihan, termasuk pembangunan kembali rumah warga yang terbakar. Ia berharap lembaga sosial dan keagamaan dapat turut memberikan dukungan.

“BAZNAS tolong dibantu pembangunan rumahnya. Pelajari konsep dari daerah lain yang sudah lebih dulu,” tegas Rudy.

Sebelum menyerahkan bantuan secara simbolis, gubernur juga meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Muara Adang. Ia berdialog dengan sejumlah warga yang terdampak untuk mengetahui kondisi mereka secara langsung.

Selain meninjau lokasi, Rudy juga membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat setempat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada warga yang tengah menghadapi musibah menjelang bulan Ramadan.

Pemerintah daerah berharap berbagai bantuan yang telah disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus mempercepat proses pemulihan pascakebakaran di Desa Muara Adang. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews