Hujan Deras Picu Longsor, Jalur Cadas Pangeran Lumpuh Total

Hujan Deras Picu Longsor, Jalur Cadas Pangeran Lumpuh Total

Bagikan:

SUMEDANG – Akses utama jalur Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), lumpuh total setelah dua titik longsor menutup seluruh badan jalan pada Rabu (08/05/2026) petang. Material tanah, bongkahan batu, dan pohon besar menutup jalur, menyebabkan puluhan pengendara sempat terjebak di antara dua lokasi longsoran.

Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari. Titik pertama terjadi di wilayah Cigendel, Kecamatan Pamulihan, sekitar pukul 17.30 WIB, kemudian disusul longsor kedua di kawasan Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, sekitar pukul 18.00 WIB.

Akibat peristiwa itu, arus lalu lintas dari dan menuju Sumedang terpaksa dialihkan. Petugas gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan patung Bupati Sumedang Pangeran Koesoemadinata atau Pangeran Kornel.

Kendaraan besar seperti truk sumbu tiga dan lima serta minibus diarahkan untuk melintasi Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Sementara pengendara sepeda motor banyak memilih menggunakan jalur atas Cadas Pangeran.

Sebanyak sekitar 30 pengendara sepeda motor dan sejumlah kendaraan roda empat sempat terjebak di antara dua titik longsor sebelum proses evakuasi dilakukan.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 1004/Tanjungsari Agus Hermawan mengatakan seluruh pengendara roda dua yang terjebak telah berhasil dievakuasi.

“Ada dua titik longsor besar yang menutup arah barat dan timur. Ada kendaraan di antara dua titik ini, dan untuk sepeda motor sudah berhasil kami evakuasi,” ujarnya, sebagaimana dilansir Tribunnews, Rabu (08/05/2026).

Namun hingga malam hari, kendaraan roda empat masih tertahan di lokasi. Petugas mencatat sekitar 12 mobil masih terjebak, terdiri atas delapan kendaraan besar dan empat kendaraan kecil.

“Mobil ada sekitar 12 unit yang masih terjebak,” katanya.

Proses evakuasi pengendara roda dua dilakukan secara manual dengan membuat lorong sempit di sela-sela material longsor. Upaya ini dilakukan bersama personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Kepolisian Daerah (Polda) Jabar.

“Untuk roda dua kami buat lorong di antara material, dengan bantuan Satbrimob Polda Jabar. Alhamdulillah sudah bisa lolos,” ujarnya.

Petugas saat ini masih menunggu kedatangan alat berat untuk membersihkan material longsor agar kendaraan roda empat dapat dievakuasi dan akses jalan kembali dibuka.

“Kami sudah koordinasi, sekarang menunggu alat berat. Penanganan akan melihat kondisi dan visibilitas di lapangan,” ucapnya.

Meski sempat menyebabkan pengendara terjebak dan jalur utama lumpuh total, peristiwa ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Fokus penanganan kini diarahkan pada percepatan pembersihan material longsor serta pemulihan akses lalu lintas yang menjadi jalur vital penghubung wilayah Sumedang dan sekitarnya. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa