BANDUNG – Suasana pagi di kawasan Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Kota Bandung, mendadak berubah tegang setelah warga menemukan jasad seorang pria tanpa identitas tergeletak di trotoar, Selasa (09/12/2025). Temuan itu sontak menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar yang tengah melintas, sebelum akhirnya kasus tersebut ditangani aparat kepolisian.
Kapolsek Regol, Kompol Heri Suryadi, menjelaskan bahwa laporan pertama berasal dari seorang sopir angkot yang melihat tubuh pria itu saat melintas sekitar pukul 06.00 WIB.
“Awal penemuan polsek mendapat info ada orang tergeletak di jl. Otista depan no 497. Info dari sopir angkot sekitar pukul 06.00 WIB. Saat lewat,” kata Heri saat dihubungi.
Menerima laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi dan mendapati korban dalam kondisi tidak bergerak dengan tubuh bersimbah darah. Keberadaan korban yang ditemukan di trotoar, tepat di bawah badan jalan, semakin memunculkan dugaan bahwa ia mengalami kekerasan sebelum tewas.
“Saat ditemukan tergeletak di trotoar di bawah badan jalan, bersimbah darah,” ujar Heri.
Polisi kemudian memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Inafis. Pemeriksaan awal menunjukkan adanya sejumlah luka yang mengindikasikan tindak kekerasan.
“Perlukaan ada di dahi kiri, bibir ada luka, gigi ada lepas dua kalau gak salah, terus ada luka seperti benda tajam di paha kanan belakang,” jelas Heri.
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan. Begitu pula identitas korban yang masih menyisakan pertanyaan besar, sebab tidak ada kartu identitas yang ditemukan di sekitar lokasi.
“Belum masih kita cari ini, karena identitas di TKP gak ada, masih misteri (mister X) kita upayakan, lagi dicari,” ujarnya.
Namun petugas menemukan petunjuk kecil di dalam dompet korban. Ada secarik kertas berisi tulisan tangan nomor aplikasi pembayaran digital yang kini tengah dilacak untuk mengetahui kemungkinan identitas ataupun pihak yang mengenal korban.
“Kita temukan di dompet yang sudah disobek-sobek ada nomor DANA, nah nanti cek,” kata Heri.
Jasad pria tersebut selanjutnya direncanakan dibawa ke RS Sartika Asih untuk proses visum lebih lanjut. Hasil pemeriksaan medis diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai waktu kematian, jenis luka, serta dugaan penyebab kematian.
Saat ini, sejumlah saksi tengah diperiksa untuk menelusuri aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal. Warga sekitar yang melihat keberadaan korban pada dini hari atau malam sebelumnya masih terus dicari untuk dimintai keterangan.
Kasus temuan pria misterius ini menambah daftar peristiwa kekerasan yang terjadi di ruang publik Kota Bandung dalam beberapa bulan terakhir. Polisi menegaskan akan mengusut kasus ini hingga tuntas demi memastikan apakah korban merupakan korban kriminalitas, kecelakaan, atau peristiwa lain yang memerlukan penyelidikan mendalam. []
Diyan Febriana Citra.

