Kebakaran Dini Hari di Samarinda, 5 Rumah dan 1 Langgar Hangus

Kebakaran Dini Hari di Samarinda, 5 Rumah dan 1 Langgar Hangus

Bagikan:

SAMARINDA – Kebakaran yang melanda permukiman padat di Jalan Soekarno Hatta Km 1, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, Senin (23/03/2026) dini hari, menyebabkan lima rumah dan satu bangunan langgar hangus terbakar, mengakibatkan lima kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.20 WITA saat sebagian warga masih beristirahat dan lainnya bersiap menjalankan ibadah Subuh. Api diduga pertama kali muncul dari area dapur salah satu rumah warga sebelum dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Samarinda Hendra AH menyebutkan total bangunan yang terdampak mencapai enam unit.

“Total ada enam bangunan yang terbakar, lima rumah dan satu langgar,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 20 jiwa terdampak langsung. Selain kehilangan tempat tinggal dan harta benda, satu warga dilaporkan mengalami luka fisik, sementara warga lainnya mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.

Respons cepat dilakukan setelah laporan diterima. Dalam waktu sekitar delapan menit, armada pemadam dari Posko 9 dan Posko 5 tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Sebanyak 23 personel Disdamkarmat dikerahkan, dibantu relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), warga, serta dukungan dari wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Selain itu, petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan layanan darurat Samarinda Siaga 112 turut bersiaga memberikan bantuan medis kepada korban. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas juga melibatkan unsur Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta Dinas Perhubungan (Dishub) agar proses penanganan berjalan lancar.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WITA setelah upaya pemadaman berlangsung hampir dua jam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup besar.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, dengan dugaan awal berasal dari aktivitas di dapur salah satu rumah warga sebagaimana dilansir Kompas, Senin (23/03/2026).

Peristiwa ini menambah daftar kebakaran di kawasan permukiman padat di Samarinda, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan dengan jarak bangunan yang berdekatan. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa