BANJARMASIN – Tingginya angka kebakaran di kawasan permukiman kembali menjadi sorotan di Kota Banjarmasin setelah insiden terbaru terjadi di Jalan Zafri Zamzam, Komplek Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Gang 5, Senin (30/03/2026) dini hari. Peristiwa ini menambah catatan 21 kasus kebakaran yang terjadi di kota tersebut sepanjang Januari hingga Maret 2026, dengan kawasan permukiman padat masih menjadi titik paling rawan.
Kebakaran yang terjadi dini hari itu sempat terekam dalam video yang beredar di media sosial Instagram. Rekaman tersebut memperlihatkan kobaran api melalap bangunan di tengah permukiman warga, memicu kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kebakaran berulang di kawasan padat penduduk.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Banjarmasin, total 21 kejadian kebakaran tercatat selama triwulan pertama tahun ini. Januari menjadi bulan dengan jumlah tertinggi, yakni 13 kejadian, sementara Februari dan Maret masing-masing mencatat empat kasus, sebagaimana dilansir Sumber Berita, Senin, (30/03/2026).
Secara rata-rata, terjadi sekitar tujuh kasus kebakaran setiap bulan dalam tiga bulan pertama 2026. Kondisi ini menunjukkan bahwa awal tahun masih menjadi periode rawan bagi insiden kebakaran, khususnya di lingkungan permukiman padat.
Jika dilihat dari sebaran wilayah, Banjarmasin Utara menjadi kawasan dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni 10 kasus. Wilayah ini kemudian disusul Banjarmasin Tengah dengan empat kejadian, Banjarmasin Timur tiga kejadian, serta Banjarmasin Selatan dan Banjarmasin Barat masing-masing dua kejadian.
Tingginya angka kebakaran di Banjarmasin Utara menjadi perhatian serius karena kawasan tersebut didominasi rumah-rumah yang berdempetan, sehingga api berpotensi cepat merambat dan memperbesar dampak kerusakan.
Meski jumlah kasus menurun pada Februari dan Maret, risiko kebakaran dinilai masih tinggi. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi korsleting listrik, penggunaan peralatan elektronik, kompor, serta kelalaian lain di dalam rumah yang kerap menjadi pemicu utama kebakaran.
Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin melalui Disdamkarmat diharapkan terus memperkuat sosialisasi pencegahan kebakaran dan kesiapsiagaan masyarakat, terutama di kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi, guna menekan angka kejadian pada bulan-bulan berikutnya. []
Redaksi05

