PADANG PANJANG – Sebuah kecelakaan lalu lintas beruntun kembali menelan korban jiwa di jalur strategis penghubung Kota Padang Panjang–Bukittinggi, Sumatera Barat. Peristiwa tragis yang terjadi pada Senin (26/01/2026) itu mengakibatkan enam orang meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.
Kecelakaan terjadi di ruas jalan depan Nurul Ikhlas Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, yang dikenal sebagai salah satu jalur padat dan vital bagi mobilitas masyarakat antarwilayah. Insiden tersebut melibatkan satu unit truk trailer bermuatan pupuk, satu truk boks, serta beberapa kendaraan roda dua yang berada di lokasi kejadian pada waktu yang hampir bersamaan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang, Ajun Komisaris Polisi Pifzen Finot, membenarkan peristiwa kecelakaan beruntun tersebut. Ia menyampaikan bahwa hingga proses evakuasi berlangsung, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan.
“Saat ini evakuasi korban masih berlangsung. Apa penyebabnya belum diketahui,” kata Pifzen Finot.
Petugas kepolisian bersama tim gabungan dari BPBD, pemadam kebakaran, dan Palang Merah Indonesia (PMI) langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban. Proses penyelamatan berlangsung cukup sulit mengingat kondisi kendaraan yang rusak parah, terutama truk trailer yang diduga menjadi salah satu kendaraan utama dalam kecelakaan tersebut.
Pifzen menjelaskan, pada laporan awal, jumlah korban meninggal dunia tercatat lima orang yang ditemukan di lokasi kejadian. Namun, seiring berjalannya proses evakuasi, petugas kembali menemukan satu korban meninggal dunia yang terjepit di dalam badan truk trailer.
“Tidak lama berselang lama, satu orang korban meninggal dunia kembali dievakuasi petugas BPBD, Damkar, dan PMI dari truk trailer sehingga jumlah korban meninggal dunia tercatat enam orang,” ujarnya.
Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, segera dilarikan ke Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang dan RSUD Padang Panjang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dari hasil pendataan sementara, diketahui bahwa sejumlah korban merupakan warga setempat, sementara identitas lengkap korban lainnya masih dalam proses verifikasi oleh pihak berwenang.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di jalur Padang Panjang–Bukittinggi mengalami kemacetan panjang. Untuk mengurai kepadatan kendaraan, kepolisian menerapkan sistem buka-tutup jalan, sembari menunggu proses evakuasi kendaraan berat yang masih berada di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, kendaraan truk yang terlibat kecelakaan belum seluruhnya dievakuasi, sementara dua sepeda motor yang mengalami kerusakan parah telah diamankan ke Mapolres Padang Panjang sebagai barang bukti dalam penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Jalur Padang Panjang–Bukittinggi diketahui memiliki kontur jalan yang menantang, sehingga kewaspadaan ekstra sangat diperlukan, terutama bagi kendaraan bertonase besar.
Kasus kecelakaan beruntun ini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Penyebab pasti kecelakaan akan diumumkan setelah seluruh rangkaian penyelidikan dan olah TKP selesai dilakukan. []
Diyan Febriana Citra.

