MINAHASA SELATAN – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah mobil terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, pada Sabtu (14/03/2026) sekitar pukul 06.30 WITA. Insiden tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan tragis itu melibatkan satu unit mobil berwarna hitam dengan nomor polisi DM 1195 BA yang sedang melaju dari arah Gorontalo menuju Kota Manado. Dalam perjalanan tersebut, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga keluar dari badan jalan.
Mobil kemudian menabrak sebuah pohon sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam bangunan rumah makan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kondisi kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan keras.
Peristiwa kecelakaan tersebut sempat terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial pada Sabtu pagi. Dalam rekaman itu terlihat kendaraan dalam kondisi ringsek di bagian depan setelah keluar dari jalur jalan raya.
Kasat Lantas Polres Minahasa Selatan, Engelina Yusuf, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang terjadi di wilayah tersebut.
“Benar kecelakaan lokasi kecelakaan di Jalan Trans Sulawesi, di Desa Sapa sopir tabrak pohon,” tutur Engelina, sebagaimana dilansir Tintapos, Sabtu, (14/03/2026).
Menurut keterangan yang disampaikan, mobil tersebut membawa empat orang penumpang. Dari jumlah tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
“Penumpang ada 4 orang, yang meninggal dua orang,” tuturnya.
Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak kepolisian menyebutkan bahwa identitas para korban masih belum dapat dipastikan karena mereka langsung dibawa ke fasilitas kesehatan sesaat setelah kejadian.
“Sementara identitas belum diketahui karena langsung dibawa ke rumah sakit dan sementara masih dalam penyelidikan,” tuturnya.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk kemungkinan faktor kelalaian pengemudi atau kondisi kendaraan saat kejadian.
Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan saksi di sekitar lokasi kecelakaan.
Insiden ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur antarkota seperti Jalan Trans Sulawesi yang memiliki arus kendaraan cukup padat serta kondisi jalan yang beragam. []
Redaksi

