BANDUNG — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan tol yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis di Jawa Barat. Sebuah kecelakaan tunggal di Tol Padaleunyi KM 152 jalur B pada Selasa (06/01/2026) pagi mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka ringan. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapan pengemudi saat melintas di jalan tol, khususnya pada jam-jam awal aktivitas masyarakat.
Peristiwa nahas tersebut melibatkan satu unit kendaraan penumpang jenis Elf bernomor polisi Z-7519-ME yang tengah melaju dari arah Cileunyi menuju Buahbatu. Kendaraan tersebut membawa sejumlah penumpang dan melintas di jalur B Tol Padaleunyi ketika kecelakaan terjadi.
Kanit PJR Tol Cileunyi AKP Dasep Rahwan menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada pagi hari, saat arus lalu lintas mulai meningkat.
“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Korban meninggal dunia adalah pengemudi, sementara satu orang kernet mengalami luka ringan,” kata Dasep saat dikonfirmasi di Bandung.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kendaraan tersebut mengangkut sekitar lima orang penumpang dan melaju di lajur satu jalur B. Dalam kondisi tertentu, kendaraan tiba-tiba mengalami gangguan kendali hingga berujung pada kecelakaan tunggal. Dasep menuturkan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi keterlibatan kendaraan lain dalam peristiwa tersebut.
Ia mengatakan dari hasil penyelidikan sementara, kendaraan mengalami kecelakaan tunggal sehingga oleng ke kanan dan menabrak median tengah jalan. Benturan keras menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan dan berhenti dalam kondisi tidak normal.
“Akibatnya kendaraan terguling miring ke kanan, dengan posisi roda sebelah kiri berada di atas menghadap ke timur,” ujarnya.
Petugas kepolisian bersama petugas tol segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Proses evakuasi penumpang dilakukan dengan cepat guna memastikan tidak ada korban tambahan. Seluruh penumpang yang berada di dalam kendaraan tersebut berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan atau mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Seluruh penumpang, lanjut Dasep, telah dievakuasi dan dipindahkan ke kendaraan lain. Sementara itu, kendaraan serta korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan, namun tidak berlangsung lama karena penanganan dilakukan secara sigap.
“Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polresta Bandung,” katanya.
Kepolisian masih mendalami sejumlah kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk kondisi fisik pengemudi, faktor kelelahan, serta kondisi kendaraan. Insiden ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan tol untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan sebelum dan selama berkendara.
Dirinya pun mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk serta disiplin beristirahat setiap dua hingga empat jam.
“Selalu cek kondisi kendaraan pada saat akan berangkat, pastikan semua laik jalan dalam kondisi aman. Patuhi dan taat peraturan berlalu lintas,” kata dia. []
Diyan Febriana Citra.

