BIAK NUMFOR – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memulai rangkaian kunjungan kerjanya ke Tanah Papua dengan mendarat di Bandara Kaisepo, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Selasa (13/01/2026). Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu menandai komitmen pemerintah untuk memperkuat kehadiran negara serta memastikan pembangunan nasional menjangkau wilayah timur Indonesia secara menyeluruh.
Setibanya di bandara, Wapres Gibran tampak mengenakan tas noken khas Papua. Pemakaian noken, yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO, menjadi simbol penghormatan terhadap kearifan lokal dan budaya masyarakat Papua. Langkah tersebut sekaligus mencerminkan pendekatan kebudayaan dalam setiap kunjungan kerja pemerintah pusat ke daerah.
Usai menuruni tangga pesawat, Wapres Gibran langsung disambut oleh Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri beserta jajaran pemerintah daerah. Penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal agenda pembangunan di Papua.
Nuansa adat semakin terasa ketika sejumlah penari menampilkan tarian tradisional Papua dengan iringan alat musik tifa. Atraksi budaya tersebut mengiringi langkah Wapres menuju kendaraan yang akan membawanya memulai rangkaian kegiatan selama berada di Papua. Kehadiran unsur seni dan budaya dalam penyambutan tersebut menjadi gambaran kuat identitas masyarakat setempat yang terus dijaga di tengah pembangunan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kunjungan kerja Wapres Gibran ke sejumlah wilayah di Tanah Papua merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong pembangunan yang inklusif, merata, dan berkeadilan. Pemerintah berupaya memastikan program-program prioritas nasional dapat dirasakan manfaatnya hingga ke daerah-daerah yang selama ini memiliki tantangan geografis dan keterbatasan akses.
Kunjungan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya percepatan pembangunan di Tanah Papua secara komprehensif. Fokus pembangunan tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat lokal.
Mengawali agenda kerjanya, Wapres Gibran dijadwalkan melakukan sejumlah kegiatan di Kabupaten Biak Numfor. Di wilayah ini, Wapres akan meninjau langsung pelaksanaan program di sektor pendidikan dan perikanan, dua sektor strategis yang dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan generasi muda Papua. Selain itu, Wapres juga direncanakan menyapa masyarakat setempat untuk menyerap aspirasi secara langsung.
Setelah menyelesaikan agenda di Biak Numfor, Wapres melanjutkan perjalanan ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Di wilayah pegunungan tersebut, Wapres dijadwalkan berinteraksi dengan generasi muda, meninjau aktivitas ekonomi masyarakat, serta bersilaturahmi dengan unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Melalui rangkaian kunjungan ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di Tanah Papua. Kehadiran tersebut diwujudkan melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta keamanan, sebagai fondasi utama peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Wapres Gibran didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, serta Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai. Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan pendekatan terpadu pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan di Tanah Papua. []
Diyan Febriana Citra.

