Korban Penikaman di Balikpapan Mulai Membaik, Polisi Dalami Motif Pelaku

Korban Penikaman di Balikpapan Mulai Membaik, Polisi Dalami Motif Pelaku

Bagikan:

BALIKPAPAN – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan memastikan kondisi korban penikaman di kawasan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), mulai membaik setelah menjalani operasi. Sementara itu, penyelidikan terhadap pelaku yang telah diamankan terus didalami untuk mengungkap motif lengkap kejadian.

Korban berinisial SR (52) saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Ia mengalami sejumlah luka akibat serangan senjata tajam yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Balikpapan Utara, Mochammad Rezsa Aditulloh, menyampaikan korban telah menjalani tindakan medis pascakejadian.

“Korban sudah menjalani operasi dan mendapat beberapa jahitan pada area luka. Kondisinya mulai membaik, namun masih belum bisa dimintai keterangan,” ujar Rezsa dalam keterangan pers di Mapolsek Balikpapan Utara, Senin (16/03/2026).

Peristiwa penikaman itu terjadi pada Sabtu (14/03/2026) sekitar pukul 14.00 Wita di Jalan Soekarno Hatta Km 4, Gang Tape, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara. Pelaku berinisial S (31), yang merupakan tetangga korban di lingkungan rumah kontrakan, telah diamankan tidak lama setelah kejadian.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden bermula dari cekcok antara korban dan pelaku saat berada di teras rumah. Saat itu, korban sedang menjemur pakaian, sementara pelaku menutup pintu rumahnya yang kemudian memicu reaksi korban.

“Korban menuduh pelaku melakukan santet dan juga mengeluarkan kata-kata kasar,” jelas Rezsa sebagaimana dilansir Kompas, Selasa, (17/03/2026).

Perselisihan tersebut berkembang menjadi adu mulut hingga aksi saling dorong. Dalam situasi tersebut, pelaku melihat pisau dapur yang berada di sekitar lokasi, lalu mengambilnya dan menyerang korban.

Serangan tersebut mengenai beberapa bagian tubuh korban, antara lain punggung, kepala, lengan kiri, dan dada kiri. Luka paling serius dilaporkan berada di bagian punggung.

“Luka terdalam berada di bagian punggung dengan kedalaman sekitar lima sentimeter,” kata Rezsa.

Usai melakukan penyerangan, pelaku masuk ke dalam rumah dan mengunci diri. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut sempat berupaya membuka paksa pintu sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi.

Petugas kemudian mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa pisau dapur bergagang plastik hitam dengan panjang sekitar 30,5 sentimeter. Selanjutnya, tim gabungan dari Polresta Balikpapan, Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim, dan Polsek Balikpapan Utara melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan barang bukti.

Polisi juga mengungkap bahwa sebelum insiden penikaman terjadi, korban dan pelaku diduga telah memiliki persoalan pribadi yang memicu ketegangan di antara keduanya.

Saat ini, aparat kepolisian masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian, sembari memastikan proses hukum terhadap pelaku berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal