HULU SUNGAI UTARA – Seorang perempuan lanjut usia dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran sungai wilayah Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (01/04/2026) petang. Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan hingga kini masih melakukan penyisiran di titik yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh.
Korban diketahui bernama Sawasa (79). Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah pihak keluarga tidak menemukan korban di rumah sekitar pukul 17.30 WITA. Saat melakukan pencarian di sekitar tempat tinggal dan bantaran sungai, keluarga menemukan sejumlah barang milik korban berupa tongkat dan kain dalaman jilbab di tepi sungai.
Temuan tersebut kemudian memperkuat dugaan bahwa korban terjatuh ke sungai. Keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian awal, namun korban belum ditemukan hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang.
Menindaklanjuti laporan itu, tim penyelamat dari Pos SAR Tabalong diberangkatkan pada pukul 22.30 WITA dengan membawa peralatan evakuasi lengkap, termasuk perahu karet, alat komunikasi, serta perlengkapan water rescue.
Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan fokus pencarian saat ini berada di sekitar lokasi ditemukannya barang milik korban.
“Kami telah menginstruksikan tim untuk melakukan koordinasi dengan seluruh unsur di lapangan dan memulai penyisiran permukaan di titik awal yang diduga lokasi korban terjatuh,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Wartabanjar, Rabu (01/04/2026).
Ia menambahkan, kondisi cuaca gerimis menjadi tantangan tersendiri dalam operasi pencarian, meski tidak sampai menghentikan proses penyisiran.
“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tambahnya.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten HSU, Komunitas Gabungan Emergency (KGE), Relawan APS, Tim Reaksi Cepat (TRT) Tapin, serta masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus dilanjutkan dengan penyisiran permukaan sungai serta pemantauan di sekitar bantaran. []
Redaksi05

