DAIRI – Penemuan jasad laki-laki di aliran Sungai Lau Gunung, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, pada Senin (23/03/2026) memicu dugaan keterkaitan dengan laporan orang hilang yang sebelumnya ramai beredar di media sosial.
Peristiwa tersebut bermula dari informasi warga yang diterima aparat pada sore hari. Jasad kemudian berhasil dievakuasi pada malam hari setelah proses pencarian dan penanganan di lokasi berlangsung cukup lama. Aparat kepolisian langsung membawa korban ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanah Pinem, Sumitro P Manurung, membenarkan penemuan tersebut. “Baru malam ini mayat bisa dievakuasi. Kami dari sore tadi melakukan upaya evakuasi. Ini mayat mau dibawa ke RSUD Sidikalang, apakah nanti dilakukan otopsi, melihat nanti,” kata Sumitro sebagaimana diberitakan Mistar, Senin, (23/03/2026).
Ia menjelaskan, laporan awal diterima sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah proses evakuasi selesai, jasad langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang. “Ini sedang perjalanan ke RSUD Sidikalang. Kondisi mayat tidak utuh lagi, bagian wajah dan kepala terlihat hancur, kemungkinan akan dilakukan otopsi,” ujar Sumitro.
Di tengah proses identifikasi, muncul dugaan dari masyarakat yang mengaitkan penemuan jasad dengan insiden kecelakaan yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Seorang warga Kecamatan Tanah Pinem menyebutkan, pada Rabu (18/03/2026) terdapat pengendara sepeda motor yang diduga terjatuh ke sungai dari jembatan Lau Gunung. Namun, penyebab kejadian tersebut belum dapat dipastikan.
Selain itu, warga Desa Lau Sireme, Kecamatan Tigalingga, juga melaporkan adanya seorang pemuda yang hilang sejak pertengahan Maret. Informasi tersebut sempat beredar luas di platform Facebook, sehingga memunculkan spekulasi publik terkait identitas jasad yang ditemukan.
Salah satu unggahan dari akun Roy Gladys Sagala bahkan berisi permohonan bantuan pencarian anggota keluarga yang belum kembali sejak Rabu malam.
“Mohon doanya, tolong disebarkan.
Keluarga kami sangat mengharapkan bantuan dan doa agar anak kami segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Anak kami terakhir pergi dari rumah hari Rabu, tanggal 18 Maret 2026, pukul 23.00 WIB menuju Lau Gunung, Desa Pamah, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, dan sampai hari ini belum juga kembali ke rumah.
Nama: Naman Petrus Berasa
Umur: 25 tahun
Perawakan: tinggi besar
Bagi yang melihat atau mendapat informasi, dapat menghubungi nomor keluarga: 082379713619, 085362279329, 081370830747.”
Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan identitas korban serta penyebab kematian. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi sebelum hasil resmi diumumkan. []
Redaksi05

