Menko AHY Tinjau Proyek Strategis dan Hadiri Cap Go Meh Singkawang

Menko AHY Tinjau Proyek Strategis dan Hadiri Cap Go Meh Singkawang

Bagikan:

SINGKAWANG — Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono di Singkawang, Kalimantan Barat, menjadi penegasan bahwa pembangunan fisik dan penguatan nilai kebudayaan dapat berjalan beriringan. Dalam kunjungan kerja selama 2–3 Maret 2026, AHY tidak hanya menghadiri perayaan Cap Go Meh, tetapi juga meninjau sejumlah proyek infrastruktur strategis yang dinilai krusial bagi pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah.

Agenda kunjungan diawali dengan peninjauan pembangunan akses Jalan Bandara Singkawang. Proyek ini dipandang sebagai simpul penting yang akan menghubungkan mobilitas masyarakat, logistik, dan sektor pariwisata. Menurut AHY, konektivitas menjadi fondasi utama agar potensi daerah dapat berkembang optimal.

“Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur konektivitas berjalan sesuai rencana serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Menko AHY di Kalbar, Senin (02/03/2026).

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada aspek fisik semata, melainkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Infrastruktur, menurutnya, harus hadir untuk memperpendek jarak, menekan biaya logistik, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

AHY juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal proyek-proyek strategis. Dengan koordinasi yang kuat, pembangunan diharapkan tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di daerah.

Kunjungan kerja ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga harmoni sosial dan keberagaman budaya. Singkawang dikenal luas sebagai kota dengan tingkat toleransi tinggi, yang tercermin dalam perayaan Cap Go Meh sebagai agenda budaya tahunan berskala nasional. Kehadiran Menko AHY pada momentum tersebut dipandang sebagai bentuk dukungan negara terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas daerah.

Selain infrastruktur transportasi, AHY juga meninjau proyek Sekolah Rakyat di Jalan Sagatani, Kelurahan Pangmilang. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurut AHY, pembangunan sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik agar hasilnya berkelanjutan.

Di sela kunjungan, AHY menyempatkan diri mengunjungi Ramadhan Fair atau pasar takjil di kawasan Taman Burung. Di lokasi tersebut, ia berdialog langsung dengan pelaku usaha kecil dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi warga. AHY juga menggelar diskusi dengan generasi Z dan milenial dari berbagai kampus dan unsur mahasiswa, membahas peran anak muda dalam pembangunan serta pentingnya inovasi di daerah.

Puncak agenda kunjungan dijadwalkan pada Selasa (03/03/2026), ketika AHY menghadiri pembukaan Festival Cap Go Meh dan menyaksikan Pawai Tatung. Pawai ini merupakan ikon budaya Singkawang yang dikenal luas dan menjadi daya tarik wisata nasional. Perayaan tersebut tidak hanya memiliki nilai budaya dan spiritual, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui sektor pariwisata dan UMKM.

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang selama ini dikenal sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia dan mencerminkan harmoni serta keberagaman masyarakat setempat. Melalui kunjungan ini, pemerintah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan pelestarian budaya bukan dua hal yang terpisah, melainkan saling menguatkan dalam mendorong kesejahteraan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, AHY didampingi Deputi Nazib Faizal, Staf Khusus Menko Agust Jovan Latuconsina dan Herzaky Mahendra Putra, serta Irjen Pol. Arif Rachman. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews