Modus Bansos, Pria Coba Rampok Perhiasan di Tenggarong

Modus Bansos, Pria Coba Rampok Perhiasan di Tenggarong

Bagikan:

TENGGARONG – Upaya cepat warga menggagalkan aksi kejahatan terjadi di kawasan permukiman Bekotok, Jalan Barong Tongkok, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Minggu (22/02/2026). Seorang pria yang diduga melakukan percobaan perampokan terhadap seorang ibu rumah tangga bernama Ismawati berhasil diamankan warga setelah sempat mencoba melarikan diri usai merampas perhiasan milik korban.

Peristiwa tersebut menambah daftar kasus kriminalitas yang melibatkan modus penipuan dengan menyasar warga di lingkungan permukiman. Dalam kejadian ini, pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban dengan berpura-pura bertamu dan membawa informasi palsu terkait bantuan sosial.

Menurut keterangan warga setempat, kejadian berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita. Pelaku datang ke rumah korban dengan mengenakan jaket hitam dan bersikap layaknya tamu biasa. Untuk memperoleh kepercayaan, pelaku menyampaikan bahwa korban tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos). Modus tersebut diduga digunakan untuk membuat korban tidak curiga dan membiarkan pelaku berada cukup dekat.

Saat situasi dinilai aman, pelaku dengan cepat merampas gelang dan kalung emas yang dikenakan Ismawati. Setelah berhasil mengambil perhiasan tersebut, pelaku langsung berusaha kabur meninggalkan lokasi kejadian. Aksi tersebut sontak disadari korban yang kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Teriakan korban memancing perhatian warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Tanpa menunggu lama, sejumlah warga melakukan pengejaran terhadap pelaku yang mencoba meloloskan diri melalui jalan permukiman. Aksi kejar-kejaran sempat terjadi sebelum akhirnya pelaku berhasil dihentikan dan ditangkap warga.

Salah seorang warga Maluhu, Rika, menjelaskan bahwa warga memilih mengamankan pelaku sambil menunggu aparat kepolisian datang ke lokasi.

“Sudah kami tangkap dan sempat diikat warga di kandang sapi sambil menunggu pihak kepolisian datang untuk dibawa ke Polres Kukar,” ujar Rika.

Langkah pengamanan sementara tersebut dilakukan untuk mencegah pelaku melarikan diri sekaligus menghindari kemungkinan amuk massa. Setelah situasi dinilai kondusif, pelaku kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Tak lama berselang, petugas kepolisian datang ke lokasi dan membawa pelaku ke Markas Komando Polres Kutai Kartanegara guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti serta meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut.

Kejadian ini menjadi perhatian warga setempat, mengingat dalam beberapa waktu terakhir kasus kriminalitas, khususnya pencurian dan perampasan, kembali mencuat di wilayah Kukar. Warga menilai perlunya kewaspadaan bersama, terutama terhadap orang asing yang datang dengan membawa berbagai alasan, termasuk mengatasnamakan program bantuan.

Di sisi lain, warga juga mendesak pihak kepolisian untuk terus meningkatkan patroli dan pengamanan lingkungan. Mereka berharap aparat tidak mengendurkan upaya pencegahan demi menjaga rasa aman masyarakat, khususnya di kawasan permukiman yang rawan menjadi sasaran pelaku kejahatan.

Peristiwa di Kelurahan Loa Ipuh ini sekaligus menunjukkan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Meski demikian, warga diimbau tetap mengutamakan keselamatan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum kepada aparat berwenang, agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri.

Dengan diamankannya pelaku, warga berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran sekaligus peringatan agar masyarakat lebih waspada, serta aparat keamanan semakin sigap dalam menekan angka kriminalitas di wilayah Tenggarong dan sekitarnya. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Kasus