Operasi Ketupat Mahakam Dimulai, Ini Titik Krusial Arus Mudik di Kaltim

Operasi Ketupat Mahakam Dimulai, Ini Titik Krusial Arus Mudik di Kaltim

Bagikan:

Polda Kaltim memfokuskan pengamanan arus mudik Idulfitri 2026 melalui Operasi Ketupat Mahakam dengan pengawasan di lima kluster utama, termasuk bandara, pelabuhan, kawasan wisata, dan akses menuju IKN.

BALIKPAPAN – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan strategi pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri 2026 melalui Operasi Ketupat Mahakam dengan fokus pengawasan pada lima kluster utama guna mengantisipasi potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Lima kluster pengamanan tersebut meliputi jalan tol, jalur arteri atau non-tol, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta destinasi wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama periode libur Lebaran.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kaltim Ahmad Yanuari Insan mengatakan karakteristik arus mudik di Kaltim berbeda dengan wilayah di Pulau Jawa. Menurutnya, pergerakan kendaraan di jalur darat antardaerah di Kaltim relatif tidak mengalami lonjakan signifikan.

Namun demikian, konsentrasi mobilitas masyarakat diprediksi terjadi di simpul transportasi udara dan laut, terutama di kawasan pelabuhan dan bandara yang menjadi titik keberangkatan dan kedatangan pemudik.

“Titik krusial yang kami waspadai adalah area pelabuhan dan bandara. Kapasitas parkir yang terbatas di pelabuhan sering kali memicu antrean kendaraan hingga meluber ke jalan raya,” ujar Ahmad Yanuari kepada media di Balikpapan, Senin (16/03/2026).

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di kawasan tersebut, Polda Kaltim telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, antara lain Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal), Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), Kepolisian Sektor (Polsek), serta Dinas Perhubungan (Dishub) di wilayah setempat.

Selain simpul transportasi, objek wisata juga menjadi perhatian dalam pengamanan lalu lintas selama libur Lebaran. Peningkatan kunjungan wisata diperkirakan terjadi pada H+1 hingga H+2 Idulfitri.

Salah satu wilayah yang diprediksi rawan kepadatan kendaraan adalah kawasan Manggar di Balikpapan. Area wisata tersebut memiliki akses jalan yang relatif sempit sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan saat jumlah pengunjung meningkat.

Sebagai langkah antisipasi, kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup jalan serta pengalihan arus lurus tanpa simpangan untuk mencegah penumpukan kendaraan di titik putar balik (u-turn).

Selain kawasan wisata, pengamanan juga difokuskan pada akses menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini seiring dibukanya Jalan Tol IKN secara fungsional yang diperkirakan akan meningkatkan volume kendaraan di jalur tersebut.

Polda Kaltim memperketat pengawasan di sejumlah titik strategis, di antaranya Simpang Ici serta akses gerbang 1A ring road yang diprediksi mengalami lonjakan arus kendaraan selama masa libur Lebaran.

“Jalur arteri penghubung antarkota seperti Samarinda–Bontang dan Balikpapan–Kabupaten Paser juga tetap dalam pengawasan penuh satuan wilayah setempat,” ujarnya.

Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang sebagian besar dipicu kelalaian manusia atau human error, Ditlantas Polda Kaltim juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan mudik.

Selain mempersiapkan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi, masyarakat yang meninggalkan rumah diminta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman. Pemudik juga disarankan menitipkan pengawasan rumah kepada tetangga maupun pengurus Rukun Tetangga (RT).

Bagi masyarakat yang mudik tanpa membawa kendaraan pribadi, kepolisian juga menyediakan fasilitas penitipan kendaraan secara gratis di kantor Kepolisian Sektor (Polsek) maupun Kepolisian Resor (Polres) terdekat selama kapasitas lahan parkir masih tersedia.

Pengendara juga diingatkan agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh lelah atau mengantuk demi menghindari risiko kecelakaan di jalan raya.

“Jika mengantuk jangan menyetir, jika menyetir jangan mengantuk,” kata Ahmad Yanuari.

Polda Kaltim berharap kesiapan pengamanan melalui Operasi Ketupat Mahakam serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama perayaan Idulfitri 2026 sehingga perjalanan berlangsung aman dan nyaman. []

Penulis: Swandy Syahputra. S| Penyunting: Agnes Wiguna

Bagikan:
Berita Daerah