BONTANG – Kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor kembali terjadi di Kota Bontang. Insiden maut itu berlangsung di Jalan Sultan Syahrir, RT 31, Kelurahan Tanjung Laut, Minggu (05/04/2026) malam, ketika korban diduga kehilangan kendali di tikungan lalu menghantam median jalan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.45 WITA, tepat di tikungan sebelum bengkel 135 Garage. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Stylo warna putih melaju dari arah simpang Masjid Al-Hijrah menuju Pelabuhan Tanjung Laut Indah.
Saat memasuki tikungan, laju kendaraan diduga tidak terkendali hingga menabrak pot tanaman yang berada di median jalan. Benturan keras mengakibatkan bagian depan sepeda motor mengalami kerusakan parah, sementara korban terjatuh dan mengalami luka serius.
Salah seorang warga setempat, Jainudin, mengatakan korban tidak mengenakan helm saat kecelakaan terjadi.
“Korban tidak menggunakan helm saat kejadian. Setelah menghantam median, dia mengalami luka parah di bagian kepala dan kedua lengan,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Bontangpost, Senin, (06/04/2026).
Akibat benturan tersebut, korban langsung tidak sadarkan diri di lokasi kejadian. Warga yang melihat insiden itu segera menghubungi petugas dan meminta bantuan ambulans untuk proses evakuasi.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Amalia. Namun, setelah mendapat penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bontang Widho Anriano melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Purwo Asmadi membenarkan peristiwa kecelakaan tunggal tersebut.
“Korban meninggal dunia. Diduga kehilangan konsentrasi saat berkendara sehingga menabrak median jalan,” ujarnya.
Menurut polisi, penyebab sementara kecelakaan mengarah pada hilangnya konsentrasi pengendara saat melintas di jalur tikungan pada malam hari. Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa keterangan saksi untuk memastikan kronologi secara menyeluruh.
Kasat Lantas juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari, karena risiko kecelakaan lebih tinggi akibat jarak pandang terbatas dan kondisi tubuh yang menurun.
“Gunakan helm dan tetap jaga konsentrasi agar risiko fatal saat kecelakaan dapat diminimalkan,” pungkasnya. []
Redaksi05

