Pria di Pekanbaru Tewas Ditusuk, Polisi Selidiki Motif Pelaku

Pria di Pekanbaru Tewas Ditusuk, Polisi Selidiki Motif Pelaku

Bagikan:

PEKANBARU – Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru tengah memburu pelaku pembunuhan terhadap seorang pria bernama Muhammad Zen (50) yang ditemukan meninggal dunia akibat luka tusuk di Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abadi, RW 05, Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota, Rabu (18/03/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan pertama kali terungkap setelah korban dilarikan ke Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru dalam kondisi kritis. Namun, nyawa korban tidak tertolong akibat luka yang dideritanya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Pekanbaru, Anggi Rian Diansyah, menyatakan bahwa kasus ini diduga merupakan tindak pidana pembunuhan. “Terjadi tindak pidana pembunuhan. Korban diduga dianiaya hingga mengakibatkan kematian,” ujarnya.

Menurut Anggi, kejadian ini awalnya diketahui oleh istri korban, Paluvi Sari Indah, yang menerima informasi dari seorang warga bernama Rambo terkait kondisi suaminya yang telah dibawa ke rumah sakit karena luka tusuk.

Setelah mendapatkan kabar tersebut, Paluvi langsung menuju Rumah Sakit Santa Maria untuk memastikan kondisi korban. Namun, pihak medis menyatakan korban telah meninggal dunia setibanya di fasilitas kesehatan tersebut.

Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian ini ke kepolisian. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum dan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian serta kepentingan penyelidikan,” jelas Anggi.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Rustam Effendi, guna mengungkap kronologi kejadian secara lebih rinci.

“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat luka tusuk yang dialaminya. Kami masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku dan motifnya,” kata Anggi, sebagaimana dilansir Cakaplah, Rabu, (18/03/2026).

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus dan penangkapan pelaku. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal