SAMARINDA – Seorang pria yang tinggal seorang diri ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Gang Musyawarah, Rukun Tetangga (RT) 3, Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Minggu (29/03/2026) sekitar pukul 20.26 WITA. Korban bernama Ardiansyah, 51, diketahui telah meninggal sekitar empat hari sebelum ditemukan, dengan dugaan awal akibat sakit atau terjatuh.
Penemuan jasad bermula dari kecurigaan kerabat korban, Budi, yang mencium bau menyengat dari arah rumah Ardiansyah. Saat melintas di depan rumah, ia mendapati kondisi rumah gelap dan pintu terkunci dari dalam.
“Awalnya sudah kecium bau. Rumah gelap, kuncian dari dalam. Rencana mau manggil almarhum karena kakaknya di Gang Berkat juga sakit,” ujarnya, sebagaimana diwartakan Sumber Berita, Minggu, (29/03/2026).
Karena bau semakin menyengat dan korban tidak memberikan respons, Budi segera memanggil keluarga serta warga sekitar. Mereka kemudian mendobrak pintu rumah dan menemukan korban dalam kondisi terlentang di ruang keluarga.
“Aku nggak sempat dobrak, jadi memutuskan manggil keluarga korban buat dobrak barengan. Ketemunya di ruang keluarga, posisinya terlentang,” katanya.
Menurut keterangan keluarga, korban yang merupakan penyandang tuna wicara telah lama tinggal seorang diri setelah istri dan anaknya meninggalkan rumah.
“Istrinya sudah lama minggat sama anaknya. Jadi dia memang sendirian,” tambah Budi.
Petugas Pengamanan dan Patroli Kota (Pamapta) III Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda yang tiba di lokasi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelumnya.
“Korban diperkirakan meninggal empat hari lalu. Tubuh sudah mengeluarkan bau busuk dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelas Joko Wahyudi.
Petugas juga menyampaikan dugaan sementara penyebab kematian berkaitan dengan kondisi kesehatan korban atau kemungkinan terjatuh di dalam rumah.
“Korban ini termasuk tuna wicara tinggal sendiri di rumah istri sama anak nya pergi, dan kemungkinan penyebab nya tadi karna sakit atau terjatuh, nanti kami informasikan lebih lanjut,” ujarnya.
Jasad korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk pemeriksaan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kematian. Hasil pemeriksaan medis diharapkan dapat memberikan kepastian sekaligus menutup dugaan lain terkait peristiwa tersebut. []
Redaksi05

