SAMARINDA — Upaya meningkatkan prestasi olahraga Kalimantan Timur menjadi agenda utama dalam rapat kerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur yang digelar pada Sabtu (03/01/2026) di Kadrie Oening Tower, Samarinda. Forum tersebut menjadi wadah evaluasi sekaligus perumusan arah kebijakan pembinaan olahraga daerah guna menghadapi tantangan kompetisi di tingkat nasional.
Rapat kerja ini dihadiri jajaran pengurus KONI Kalimantan Timur, perwakilan cabang olahraga, serta unsur pemerintah daerah. Pembahasan difokuskan pada strategi jangka menengah dan panjang, termasuk pembinaan atlet, penguatan organisasi, serta dukungan anggaran yang berkelanjutan.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyampaikan bahwa rapat kerja KONI Kaltim merupakan momentum penting untuk merumuskan langkah konkret dalam meningkatkan capaian prestasi olahraga daerah.
“Agenda hari ini rapat kerja KONI Kalimantan Timur yang tentunya akan membahas bagaimana ke depan KONI Kaltim meningkatkan prestasinya dengan atlet-atlet dan cabang-cabang olahraganya,” ujarnya saat ditemui seusai Raker KONI Kaltim.
Menurut Seno Aji, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menaruh harapan besar agar prestasi olahraga daerah dapat meningkat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-22 yang akan digelar pada 2028 mendatang.
“Kita berharap di PON 2028, PON yang ke-22, kita bisa menaikkan target kita,” katanya.
Ia mengungkapkan bahwa target yang dicanangkan KONI Kalimantan Timur tergolong ambisius dan menuntut kerja keras yang serius dari seluruh pemangku kepentingan olahraga.
“Target dari Ketua KONI adalah tiga besar dan tentu saja ini usaha yang sangat serius dan sangat ketat,” ucapnya.
Seno Aji menyadari bahwa persaingan untuk menembus papan atas nasional bukan perkara mudah. Kalimantan Timur harus bersaing dengan sejumlah provinsi kuat, khususnya dari Pulau Jawa, yang selama ini dikenal memiliki infrastruktur dan pembinaan olahraga yang mapan.
“Kita bersaing dengan Pulau Jawa yang memiliki empat atau lima provinsi yang menjadi pesaing kita,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa pencapaian target tersebut harus ditopang oleh lahirnya atlet-atlet lokal yang memiliki daya saing tinggi, baik di level nasional maupun internasional.
“Target KONI Kaltim tentu saja kita akan memiliki atlet-atlet lokal yang berprestasi nasional dan internasional,” katanya.
Selain itu, Seno Aji menekankan pentingnya dukungan yang merata terhadap seluruh cabang olahraga. Menurutnya, pembinaan yang seimbang dan dukungan anggaran yang memadai akan membuka peluang prestasi dari berbagai cabang.
“Kita ingin semua cabang olahraga diberikan asupan yang cukup dan anggaran yang cukup sehingga mereka bisa berprestasi semua,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan organisasi olahraga harus tetap berorientasi pada pencapaian prestasi, bukan kepentingan lain di luar olahraga.
“Bukan tidak boleh ada unsur politik, tetapi karena KONI ini organisasi olahraga, kita fokus terhadap prestasi,” ucapnya.
Menutup pernyataannya, Seno Aji berharap KONI Kalimantan Timur mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah melalui prestasi olahraga yang membanggakan.
“Ke depan KONI ini harus benar-benar bisa memberikan andil bagi Kalimantan Timur, terutama di bidang olahraga,” pungkasnya. []
Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Agnes Wiguna

